Minggu, 20 Desember 2009

Skuad Bontang FC pindah markas, jika Sebelumnya anak-anak Bontang FC tinggal di Hotel Raodah Bontang Utara. Setelah pulang away ke Jakarta dan Karawang mereka mulai pindah markas ke Mess IKPT. Letaknya di Jalan Pupuk Raya.

Perumahan baru untuk pemain ini lebih representative jika dibandingkan Hotel Raodah. Selain suasananya lebih tenang, para pemain juga dapat lebih leluasa bergerak kesana kemari.

Disini, bagi pemain yang membawa keluarga menempati satu rumah.Sedangkan bagi pemain yang masih bujangan atau tidak membawa keluarga, bisa tinggal bersama rekannya. Bomber andalan Bontang FC Aldo Baretto misalnya, satu rumah dengan rekan senegaranya Moises Maldonado. Sedangkan bek Bontang FC Iqbal Samad, kapten Bontang FC Satria Feri dan Kiper Bontang FC Ade Mokhtar masing-masing menempati satu rumah karena membawa keluarga. Para bujangan seperti Joko Sidik, Mutawakil dan Anda Hermawan menempati satu rumah untuk bersama.

Menurut Manajemen biaya perumahan baru ini lebih ringan jika dibandingkan dengan Hotel Raodah. “Jadi manajemen tidak lagi merogoh kocek terlalu dalam untuk tempat tinggal. Selain itu Markas baru Bontang FC ini, merupakan bukti keseriusan pengurus Bontang FC agar kesejahteraan pemain benar-benar terjamin. “Mungkin tidak ada klub di Indonesia Super League (ISL) dengan fasilitas perumahan sebagus ini,” kata Adi panggilnan Manajer Bontang FC.

Para pemain Bontang FC sendiri mengaku senang tinggal di perumahan baru ini. Menurut pemainBontang FC, rumah yang disediakan pengurus sangat memadai. Pemain dapat melakukan pemanasan atau latihan ringan di jalan depan rumah.
Diposting oleh Alzhena Label:
Bontang FC Kembali Curi Poin
Kesebelasan Bontang FC berhasil mencuri satu poin dari tuan rumah Pelita Jaya dalam laga di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, Rabu (16/12/2009).

Satria Feri dan kawan-kawan mampu menahan imbang Pelita Jaya 0-0. Hasil itu sesuai target pelatih Fachri Husaeni yang ingin mencuri poin dari tuan rumah.

Bontang FC bermain bertahan dengan pola 4-5-1 sejak peluit babak pertama dibunyikan.

Dengan hasil tersebut, Bontang FC berhasil naik ke peringkat 14dan untuk sementara berhasil keluar dari Zona Degradasi.
Diposting oleh Alzhena
Keberuntungan masih belum berpihak pada Bontang FC. Serangan-serangan bertubi-tubi yang dilakukan Laskar Khatulistiwa saat menghadapi tuan rumah Persijap Jepara Rabu (28/10) di Stadion Gelora Bumi Kartini belum mampu menjebol gawang Danang Widiantoro. Bontang FC pun menyerah 0-1 melalui gol penalti yang seharusnya tidak terjadi karena keputusan kontroversi dari wasit pada menit ke-29.

Sebenarnya Bontang FC mampu menyamakan kedudukan melalui Aldo Barreto pada menit ke-87. Namun lagi-lagi wasit Yandri menganulir gol Bontang FC tersebut padahal sama sekali Aldo tidak melakukan pelanggaran.

Kekalahan ini jelas menyakitkan bagi Bontang FC skuad Fachry Husaini. Sebab, ini adalah kekalahan ketiga kali berturut-turut yang dialami timnya.

Kekalahan kemarin membuat Bontang FC terperosok ke peringkat 14 dengan poin dua dari lima kali bertanding.

Berikutnya Bontang FC akan melakoni pertandingan melawan Persela Lamongan di Stadion Suralaya Lamongan, Minggu (1/11).
Diposting oleh Alzhena
Tim dari malang rupanya menjadi cambuk besar bagi Bontang FC,kedua Tim dari malang baik itu Arema dan Persema sama-sama berhasil mencuri poin penuh di Bontang dengan skor yang sama pula yaitu 1-2, dengan demikian anak asuh dari Fachri Husaini tersebut gagal mengamankan 6 poin kandang mereka, langkah awal Bontang FC sebenarnya cukup meyakinkan karna 2 partai tandang sebelumnya Bontang FC berhasil menahan seri tuan rumah Persebaya Surabaya dan juga Persik Kediri dengan poin yang sama pula yaitu 2-2, Untuk selanjutnya Bontang FC akan melakukan partai tandang lagi melawan Persijap Jepara..
Diposting oleh Alzhena

For Ical...
Tulisan itulah yang selalu ditunjukkan para pemain Bontang FC setelah mencetak gol, pemain Bontang FC ingin memberikan dukungan moril kepada sang manajer dengan cara mereka, para pemain Bontang FC sepertinya sangat menghormati sosok Ical sang manajer muda yang saat ini sedang berada didalam buih karena suatu kasus, Aldo Bareto sendiri mengatakan Bahwa Ical (Manajer Bontang FC) sangat berjasa sekali karena Ical lah yang berhasil membawanya ke Bontang FC, disaat Klub ini dalam kesusahan Ical juga lah yang berjuang menyelamatkan Tim ini, kalau bukan Ical sang manajer muda mungkin kita tidak akan bisa menyaksikan lagi tim kesayangan kita Bontang FC (dulu Bontang PKT) dapat berkiprah di Liga Super Indonesia,,Bung Ical tetaplah tegar menghadapi cobaan ini semoga dapat menjadi pembelajaran untuk menggapai hidup yang lebih baik lagi kedepan, anda sangat berjasa bagi Bontang FC...Tetap semangat..Bravo Bontang FC
Diposting oleh Alzhena Label:
Selasa, 29 September 2009 , 11:49:00

BONTANG - Pengaruh Wali Kota Bontang Andi Sofyan Hasdam amat terasa di manajemen Bontang FC. Setelah putranya Andi Faisal alias Ical tersandung masalah hukum, tugas yang diembannya selama ini sebagai manajer tim dialihkan ke dr Andi Satya Adi Saputra. Pria yang akrab disapa Adi itu adalah kakak kandung Ical. Status Adi saat ini sebagai caretaker manajer tim Bontang FC. Penunjukan caretaker itu disampaikan Ketua Harian Bontang FC H Udin Mulyono, Senin (28/9) kemarin.

Menurut Udin, hal tersebut diputuskan pengurus Bontang FC pada rapat internal di Hotel Raodah, Minggu (27/9) lalu. “Kami telah memutuskannya, agar klub Bontang FC dapat berjalan dengan normal,” kata Udin.

Mengenai alasan memilih Adi sebagai caretaker manajer Bontang FC, telah dipikirkan matang-matang. Salah satu pertimbangannya, bahwa Adi dan Ical sama-sama hobi sepak bola. Bahkan, pengetahuan mereka seputar persepak bolaan baik nasional maupun internasional dinilai cukup luas. Selain itu, Adi dan Ical banyak memiliki kesamaan sikap dalam mengurus sesuatu. “Mereka berdua itu sama-sama ‘gila’ bola. Bahkan, sanggup kerja keras demi bola,” kata Udin kepada wartawan.

Ia juga membantah keputusan ini berdasar pesanan Wali Kota Sofyan Hasdam, yang juga ketua umum Bontang FC dan tak lain adalah ayah kandung Ical dan Adi. “Penunjukan ini berdasarkan rapat internal, bukan pesanan siapapun,” kata Udin.

Dalam melaksanakan tugasnya, menurut Udin, Adi didampingi dua asisten manajer. Yaitu H Mansyur dan H Rustam. Restrukturisasi manajemen Laskar Khatulistiwa ini, juga menetapkan Agung MS yang sebelumnya Kepala Bidang Pembinaan Bontang FC menjadi Sekretaris Umum menggantikan H Darsani yang meninggal dunia beberapa pekan lalu. Kini Kepala Bidang Pembinaan diduduki Sekretaris Pengurus Cabang PSSI Bontang Samsuri Sarman.

Tugas pertama Adi sebagai manajer tim yaitu mempersiapkan launching Bontang FC pada 3 Oktober mendatang di Lapangan Den Arhanud Rudal 002 Bontang. Menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 mendatang, Adi tidak ingin target yang muluk-muluk. Mereka hanya siap bekerja keras dan ikhlas. “Target saya melakukan yang terbaik dan mengharumkan nama Bontang melalui kiprah Bontang FC di ISL mendatang,” kata Adi. (Sumber http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=40200)
Diposting oleh Alzhena Label:
Mau download jadwal pertandingan sementara LSI khusus Bontang FC saja, silahkan klik link dibawah ini :
"DOWNLOAD JADWAL BONTANG FC"
Diposting oleh Alzhena
Jadwal LSI 2009/2010 Bontang FC

MINGGU 11 OCT 2009
PERSIK vs BONTANG FC

RABU 14 OCT 2009
PERSEBAYA vs BONTANG FC

KAMIS 22 OCT 2009
BONTANG FC vs AREMA

MINGGU 25 OCT 2009
BONTANG FC vs PERSEMA

KAMIS 29 OCT 2009
PERSIJAP vs BONTANG FC

MINGGU 1 NOV 2009
PERSELA vs BONTANG FC

KAMIS 5 NOV 2009
BONTANG FC vs PERSIBA

RABU 2 DEC 2009
BONTANG FC vs PSM

SABTU 5 DEC 2009
BONTANG FC vs PERSISAM

MINGGU 13 DEC 2009
PERSITARA vs BONTANG FC

RABU 16 DEC 2009
PELITA JAYA vs BONTANG FC

SABTU 9 JAN 2010
BONTANG FC vs PERSIWA

SELASA 12 JAN 2010
BONTANG FC vs PERSIPURA

SABTU 16 JAN 2010
BONTANG FC vs SRIWIJAYA FC

SELASA 19 JAN 2010
BONTANG FC vs PERSIB

MINGGU 24 JAN 2010
PSPS vs BONTANG FC

RABU 27 JAN 2010
PERSIJA vs BONTANG FC

SABTU 6 FEB 2010
BONTANG FC vs PERSIJA

RABU 10 FEB 2010
BONTANG FC vs PSPS

SELASA 16 FEB 2010
SRIWIJAYA FC vs BONTANG FC

SABTU 20 FEB 2010
PERSIB vs BONTANG FC

MINGGU 28 FEB 2010
PERSIWA vs BONTANG FC

KAMIS 4 MARCH 2010
PERSIPURA vs BONTANG FC

MINGGU 14 MARCH 2010
BONTANG FC vs PERSITARA

RABU 17 MARCH 2010
BONTANG FC vs PELITA JAYA

SABTU 27 MARCH 2010
PERSISAM vs BONTANG FC

MINGGU 4 APRIL 2010
PERSIBA vs BONTANG FC

KAMIS 8 APRIL 2010
PSM vs BONTANG FC

SENIN 12 APRIL 2010
BONTANG FC vs PERSIJAP

KAMIS 15 APRIL 2010
BONTANG FC vs PERSELA

MINGGU16 MAY 2010
AREMA vs BONTANG FC

MINGGU 23 MAY 2010
PERSEMA vs BONTANG FC

KAMIS 27 MAY 2010
BONTANG FC vs PERSEBAYA

MINGGU 30 MAY 2010
BONTANG FC vs PERSIK
Diposting oleh Alzhena
Bontang 10-Sept-2009

Hari kedua seleksi Bontang FC akan dilaksanakan di Stadion Mulawarman setelah kemarin melakukan latihan ringan di Stadion lang-lang, adapaun lawan uji coba Bontang FC malam ini adalah Diklat Mandau asuhan pelatih Rochmat mungkin ujicoba ini untuk lebih mudah memantau kemampuan dari pemain-pemain seleksi Bontang FC, bagi Bontang Mania silahkan hadir distadion Mulawarman pukul 21.00 selesai shalat tarawih..
Diposting oleh Alzhena Label:
Kamis, 10 September 2009 , 11:17:00
(Sumber: Kaltimpost.web.id)

BONTANG - Dunia sepak bola Kaltim berduka. Sekretaris Umum Bontang FC H Darsani meninggal dunia di usianya ke-51, Rabu (9/9) malam tadi, setelah sempat dirawat 6 jam di Rumah Sakit Taman Husada Kota Bontang.

Istri almarhum Saryati menuturkan, suaminya sakit mendadak dan langsung dilarikan ke RS sekira pukul 16.00 Wita. “Bapak sakit darah tinggi (hypertensi, Red) dan langsung kami larikan ke rumah sakit,” kata Saryati.

Kabar meninggalnya Darsani sempat membuat geger suasana latihan pertama Bontang FC di Lapangan Besai Berinta sore kemarin. Sempat beredar kabar di situs jejaring sosial face book yang mengatakan pria yang lahir di Loa Kulu, Kukar itu, meninggal ketika buka puasa.

Mantan wasit ternama di ranah sepak bola Kaltim ini ternyata mengembuskan napas terakhirnya sekira pukul 22.00 Wita tadi malam. Darsani meninggalkan seorang istri dan 3 anak.
Warga Jl Awang Long Bontang Utara ini mengawali kariernya sebagai wasit pada Liga Dunhill. Almarhum dikenal santun dalam berbicara kepada siapapun dan akrab. Mantan Ketua Harian Persatuan Sepak Bola Bontang (Persibon) ini sempat bertugas menjadi PNS di Badan Perencanaan Daerah (Bapeda), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bontang. Menjelang masa pensiun, pria bertubuh kurus, tinggi 167 sentimeter dan murah senyum ini diperbantukan di Perusahaan Daerah.

Darsani langsung dimakamkan di Pemakaman Muslimin Bontang Kuala, malam tadi. Sanak saudara serta pengurus Bontang FC membantu proses pemakaman mantan Wakil PSSI Kaltim ini. Mansyah Musfa, salah seorang pengurus mengatakan, almarhum sangat berjasa dalam memperjuangkan pengalihan Bontang FC dari Bontang PKT.

Hingga kemarin, Mansyah bersama Darsani masih sempat bersama mengurus dokumen peminjaman Stadion Mulawarman untuk dipakai bermain Bontang FC kelak. Selamat jalan kawan. Sejarah sepak bola Bontang tak ‘kan lupa dengan jasa besarmu.
Diposting oleh Alzhena Label:
Bontang 9-9-09
Jika tidak ada halangan sore ini jam 16.00 Bontang FC akan melakukan latihan perdana di Stadiun Bessai Berintai Kota Bontang, saat ini beberapa Pemain Bontang FC satu persatu sudah tiba Di hotel Raodah mereka sengaja di inapkan disitu dikarenakan Mess Atlit yang sedianya digunakan sedang dalam tahap renovasi.
Adapun kloter Pertama yang datang Arifki , Abdullah, Fadhil Souzu, Joko Sidik Akil Muttawakil, Aldo Baretto dan Moises Stopper Anyar asal Paraguay.Kloter Kedua dipastikan datang malam ini Rusdiansyah, Satria Ferry, Usman,Tito Purnomo,dan junaidi tagor.
Kemungkinan Besok Iqbal Samad dan yg lain juga menyusul untuk bergabung besok.
Diposting oleh Alzhena Label:
Ditengah persiapan kerangka Tim Bontang FC berita kurang enak muncul karena setlah M.Ilham batal bergabung dan akhirnya tetap bertahan di klub lamanya Persija kini giliran Nyeck Nyobe George mantan bek Persib bandung yang menurut manajemen sudah resmi ke Bontang FC ternyata saat ini mengikuti seleksi di PSM Makassar.

Munculnya Nyeck di PSM Makassar memang mengejutkan. Apalagi, dia diproyeksikan mengganti posisi bek asal Paraguay Edgar Miranda. Sesuai klausul kontrak, pemain yang akan menggantikan Miranda diprioritaskan berasal dari agen yang sama, yakni Sanchezgol Management.

Klausul tersebut membuat pemilik agen itu, Nelson Leon Sanchez, langsung memunculkan beberapa nama. Di antaranya, Carlos Alberto Ortiz dan Carlos Lugo yang juga berasal dari Paraguay. Tapi, hal tersebut tidak membuat PSM wajib mengambil pemain dari Sanchezgol. Apalagi, jika kualitas pemain yang datang lebih menjanjikan.

Kita tunggu saja berita selanjutnya apakah Nyeck Nyobe akan tetap ke Bontang FC atau lebih memilih PSM Makassar..Bravo Bontang FC
Diposting oleh Alzhena Label:
BONTANG 7-Sept-2009-
Akhirnya Bontang Mania superter fanatik Bontang FC bisa bernafas lega menyusul kabar terbaru tentang 11 pemain akan menandatangani kontrak termasuk Iqbal Samad. Menurut Asisten Manajer Bontang FC H Mansyur mengatakan, kerangka tim berjulukan Laskar Khatulistiwa itu akan segera terbentuk.

Sebanyak 11 pemain yang sudah dipastikan bergabung dijadwalkan berkumpul di Bontang, besok (8/9). Di antaranya, Rusdiansyah, Anda Hermawan, Arifki, Trias Budi, David, Joko Sidik, Satria Fery, Ade Mukhtar, M Fadil, Usman, dan Al Mutawakkil. Mereka akan menandatangani kontrak setelah berada di Bontang. Termasuk Iqbal Samad, dijadwalkan akan tiba di Bontang, besok.

Selain itu, manajemen berebcana juga akan menyeleksi 10 pemain lokal Bontang. Untuk diketahui “Sebelum tanggal 25 September, Bontang FC harus mendaftarkan pemainnya di PT Liga Indonesia. Ada toleransi 1 hari (sampai 30 Septembe) untuk tambahan 2 pemain,”
Diposting oleh Alzhena Label:
Kamis, 03 September 2009

Manajer muda Bontang FC Andi Faisal Sofyan terus menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan Bontang FC. Permasalahan pendanaan yang menjadi pangkal dari kerunyaman yang menyertakan calon pemain Bontang FC dan merupakan skuad lawas Bontang PKT, diyakini bisa segera terselesaikan. Meski harus menunggu persetujuan pencairan dana APBD Bontang oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, namun manajer Bontang FC tersebut menyiapkan upaya cadangan saat ini sedang digarapnya.

Dia memaklumi kalau pemain ada yang resah dan menginginkan kejelasan status dan memang permasalahan ini karena Bontang FC belum memiliki dana untuk mengontrak mereka. Tapi dalam waktu dekat, pengurus akan merapatkan barisan mencari dana talangan dari pihak ketiga sebelum turunnya persetujuan dari Pemprov atas pengajuan pendanan klub dari APBD Bontang,

Menurutnya dana yang dibutuhkan untuk mengontrak pemain di awal kompetisi tidak terlalu besar berkisar antara Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar. Dana itu dikatakannya bisa didapat dari pinjaman pihak luar dengan jaminan akan turunnya dana dari APBD setelah persetujuan dari Pemprov. Saat ini surat pengajuan persetujuan masih berada di Samarinda dan baru akan turun dua pekan. “Kalau harus menunggu begitu lama, saya yakin, akan semakin mengganggu persiapan tim. Karena itulah, saya bersama pengurus lain sedang mencoba mendekati KONI, KNPI atau wali kota Bontang untuk bisa memberikan bantuan pendaan awal,” ucap Andi Faisal.

Ia juga menginginkan permasalahan ini bisa diatasi dengan perhatian lebih dari pecinta sepakbola Bontang. Hal ini juga menjadi satu konsekuensi dari akuisisi yang dilakukan Pemkot Bontang yang mengambil alih pengelolaan klub dari tangan PT Pupuk Kaltim. Lantas, dengan keinginan merangkul perusahaan swasta yang ada di Bontang, Andi Faisal mengaku belum bisa berbicara panjang lebar. “Yang penting sekarang klub bisa eksis dulu. Kami yakin ini ujian pertama kali masuk di ISL. Memang sangat berat, dan semuanya diharap mengerti kondisi ini,” ucapnya.

Bagaimanapun, menyelamatkan Bontang FC adalah harga mati. ucapnya.
terima kasih Bung Ical atas perjuangnya..Bravo Bontang FC....
Diposting oleh Alzhena
PSM Makassar sangat berambisi sekali menarik pemainnya yang musim lalu dipinjamkan ke Bontang PKT Iqbal samad, Bek Lincah tersebut Iqbal Samad selalu didekati manajemen PSM. Manajemen PSM mengklaim bisa memiliki Iqbal, karena masih dalam status pinjaman ke Bontang FC. Surat keluar jika Bontang FC ingin mengontraknya tetap harus dari manajemen PSM.

Namun yang membuat Iqbal dilematis, karna harga yang ditawarkan Bontang FC cukup menggiurkan, Rp 550 juta per musim. Sementara di PSM, Iqbal ditawari Rp 250 juta.

Disamping itu Pelatih Hanafing juga telanjur memasukkan Iqbal dalam bagian skuad tim definitif untuk menggantikan menggantikan Djayusman Triasdi yang dijual ke Persebaya dan batalnya merekrut Zulkifli.

Mudah-mudahan saja musim depan bek lincah Iqbal Samad masih tetap setia mengawal barisan pertahanan Bontang FC..
Diposting oleh Alzhena
Rabu, 02 September 2009 , 12:08:00

Hingga saat ini komposisi tim Bontang FC masih belum jelas, walaupun dalam meretas jalan menuju Indonesia Super League (ISL) musim 2009/2010.verifikasi manajemen yakin tak ada kendala dengan verifikasi yang dilakukan PT Liga Indonesia (LI) bulan lalu, tetapi dalam hal merekrut pemain terasa kian berat. Bontang FC terancam ditinggal pemain berkualitas yang selama ini diincarnya, lantaran mereka perlu kepastian.

Salah satunya Gelandang M Ilham yang sebelumnya dikabarkan akan bergabung dengan Laskar Khatulistiwa / Bontang FC akhirnya akhirnya kembali ke klub lamanya, Persija Jakarta. Sementara Iqbal Samad dan Irsyad Aras kini di invar kembali kembali oleh manajemen PSM Makassar, klub yang membesarkan kedua pemain tersebut.

Sedangkan Sekretaris Umum Bontang FC H Darsani berusaha melepas tanggung jawab dengan mengatakan bahwa kebijakan perekrutan pemain ada di tangan manajer tim.

Kita tunggu saja apa langkah manajemen selanjutnya mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada kabar yang menggembirakan bagi Bontang Mania...
Diposting oleh Alzhena
PT Liga Indonesia (PT LI) telah selesai memverifikasi tim-tim Indonesian Super League (ISL). Hasilnya, tiga tim mendapatkan catatan khusus pada aspek infrastruktur. Yakni, Pelita Jaya Karawang, Persitara Tangerang, dan yang terberat adalah PSPS Pekanbaru.

Tim promosi PSPS memiliki catatan paling banyak terkait dengan kondisi Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai. Stadion tersebut dinilai tak layak untuk dijadikan tuan rumah ISL. 'Kami masih menoleransi sampai 25 September nanti untuk paling tidak memenuhi standar minimal ISL. Jika tidak, kami akan mencari klub pengganti,' ujar Andi Darusallam Tabussala, chairman PT LI, di Jakarta kemarin (1/9).

Standar minimal infrastruktur yang dimaksud PT LI adalah distribusi rumput pada lapangan harus merata di setiap sudut, drainase berfungsi, dan bench di area teknik sesuai dengan regulasi. Ruang-ruang di stadion pun harus didukung jalur yang memadai.

Lampu stadion juga menjadi perhatian, minimal berkapasitas 1.000 luks dan dilengkapi dengan genset. Selain itu, tribun wajib memenuhi standar. Tribun harus memiliki bagian khusus untuk penonton VIP, media, pagar, dan tribun tersektor pada tiap sisi.

Solusi lain yang ditawarkan PT LI kepada PSPS adalah mencari kandang lain. 'Jangan memikirkan klub pengganti dahulu. Sebab, kami juga tak memikirkannya. Biarlah PSPS mencari solusi terbaik lebih dahulu,' ujar pria yang juga menjabat manajer tim nasional itu.

Lagipula, PT LI tidak berwenang mengganti tim yang berkompetisi di ISL. PT LI hanya bertugas menilai kelayakan suatu tim untuk masuk ISL. "Keputusan ada di tangan Komite Eksekutif PSSI," ujar Andi.

Pada aspek infrastruktur, PSPS memang mendapatkan nilai terburuk. Tapi, berdasar lima aspek yang dinilai PT LI (legalitas, personal administrasi, supporting team, finansial, dan infrastruktur), nilai Persija Jakarta paling jeblok.

Tim berjuluk Macan Kemayoran itu hanya mendapat nilai total 4,95. Padahal, jumlah tersebut sudah terbantu nilai infrastruktur 7.07 poin karena menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Nah, nilai yang menjatuhkan adalah personal administrasi yang hanya 1.88 poin. Salah satu penyebabnya, belum adanya izin dari manajemen GBK.

Berdasar penilaian keseluruhan aspek, Arema Malang menjadi tim yang terbaik. Meski, tim berjuluk Singo Edan itu tak mendapat nilai sebaik awal musim lalu. Penurunan nilai tersebut terkait dengan kelengkapan dokumen yang masih belum bisa dipenuhi sampai batas waktu 31 Agustus. [vem/diq/jawapos]
Diposting oleh Alzhena
Sabtu, 29 Agustus 2009

Manajemen Bontang FC mengutus Darsani dan Agung ke Jakarta untuk memenuhi undangan verifikasi oleh PT Liga Indonesia (LI). Ditengah situasi komposisi tim yang masih belum terbentuk, manajemen Bontang FC juga harus berjuang keras untuk lolos verifikasi oleh PT Liga Indonesia (LI). Kendala utamanya dikabarkan menyangkut finansial.

Walaupun verifikasi sebelumnya Bontang FC bisa bernafas lega karena dua stadion Bontang FC yang dimiliki semuanya layak digunakan untuk perhelatan ISL. Yakni, Stadion Mulawarman dan Stadion Taman Prestasi di Sekambing, Bontang Selatan.

Namun persyaratan lainnya di luar infrastruktur, bukan mustahil akan jadi hambatan Bontang FC. Seperti aspek sporting atau pembinaan usia muda, aspek legal atau badan hukum, aspek finansial klub, dan aspek administrasi Bontang FC.

Manajemen Bontang FC tak menampik masih banyak yang belum terselesaikan dalam persiapan mereka menghadapi ISL musim mendatang. Salah satunya adalah komposisi tim Bontang FC yang belum terbentuk. Disamping itu juga Asisten Manajer Bontang FC H Mansyur pria yang sudah aktif mengurusi klub eks Galatama itu sejak masih bernama Bontang PKT juga menyatakan keyakinannya, bahwa timnya akan lolos verifikasi.

Untuk diketahui komposisi tim Bontang FC saat ini memang belum terbentuk. Tetapi upaya-upaya mendapatkan pemain sedang jalan. Tinggal menunggu waktu. Disebutkan, ada sekitar 10 pemain Laskar Khatulistiwa musim lalu akan dipertahankan dan itu sudah dikoordinasikan dengan pelatih Fachri Husaini. Salah satunya Luis Alfredo Fera, hanya striker asing itu belum diketahui keberadaannya saat ini. Alfredo, menurut Mansyur, hanya diketahui pulang ke negaranya usai kompetisi 2008/2009 lalu. “Kami juga sudah ada pra-kontrak dengan beberapa pemain lainnya. Seperti Aldo Baretto,”
Bravo Bontang FC
Diposting oleh Alzhena Label:
Jumat, 28 Aug 2009

Setelah melakukan verifikasi kesiapan klub-klub Liga Super Indonesia (LSI) musim 2009-2010. BLI akan mengumumkan hasilnya pada pekan depan.

"Kami masih melakukan verifikasi dari hari ini hingga Minggu (30 Agustus 2009). Akhir Agustus ini kita bisa umumkan beserta catatan apa yang harus klub-klub patuhi," ujar CEO PT Liga, Djoko Driyono di kantornya, Kuningan Jakarta Selatan, 28 Agustus 2009.

Djoko menambahkan bahwa deadline kelengkapan itu sebelum kick off LSI musim 2009-2010. Lebih dari itu, klub dinyatakan tidak valid.

Hingga saat ini ada beberapa klub yang belum memenuhi persyaratan di bidang infrastruktur. Seperti Persitara Jakarta Utara, Persija Jakarta dan PSPS Pekanbaru.

"Kalau itu tidak terpenuhi, maka hak mereka di Liga Super bisa dicabut. Namun, mereka diberi kesempatan seminggu untuk banding," tambah Djoko.

Bila dalam kemungkinan terburuk klub-klub ini terdegradasi, maka klub dari Divisi Utama yang menggantikannya. Djoko menambahkan kalau ini berhubungan dengan jadwal pertandingan yang akan dirilis pada minggu kedua September.

"Ini berhubungan dengan jadwal, siaran TV, serta izin dan segala macamnya," kata Djoko.

Hingga Jumat ini nyaris semua klub sudah melakukan verifikasi. Namun, belum semua berkas dilengkapi klub-klub LSI
Diposting oleh Alzhena
Kamis, 27 Aug 2009

Bontang FC dan Persiba Balikpapan absen dalam verifikasi tahap kedua yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia, Kamis 27 Agustus 2009. Keduanya belum bisa memenuhi panggilan dengan alasan yang sama.

Pemanggilan kedua sejatinya dilakukan terhadap lima tim. Selain Bontang FC dan Persiba, tiga tim lainnya yang diminta datang ke kantor PT Liga Indonesia di Kuningan, Jakarta adalah Persipura Jayapura, PSM Makassar dan Persiwa Wamena.

Menurut Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, hari ini pihaknya hanya menerima tiga tim saja, yakni Persipura, PSM dan Persiwa. Sedangkan Bontang FC dan Persiba tidak memenuhi panggilan karena baru melakukan pergantian manajemen.

"Kedua tim itu sudah menghubungi kami. Mereka menyatakan belum bisa hadir karena baru melakukan pergantian manajemen. Keduanya sudah kami minta untuk datang besok (Jumat, 28 Agustus 2009)," kata Tigor kepada wartawan.

Tigor menambahkan, pemanggilan sebenarnya telah dilakukan sejak 20 Agustus 2009 lalu. Karena itu sebenarnya tak ada alasan bagi kedua klub untuk tidak hadir dengan alasan tidak siap.

PT Liga sendiri meminta Bontang FC dan Persiba untuk datang besok. Sebab bila tidak, PT Liga tidak akan melakukan verifikasi ulang terhadap kedua klub itu.

"Kalau tidak datang lagi, berarti kami tidak punya bahan yang akan diverifikasi. Ini akan masuk dalam penilaian pada rapat pleno yang akan digelar akhir bulan ini," tandas Tigor.

Verifikasi terhadap klub LSI kembali akan digelar Jumat, 28 Agustus 2009. Selain Bontang dan Persiba, PT Liga juga akan memanggil empat klub asal Jawa Timur, Persik Kediri, Arema Malang, Persela Lamongan dan Persijap Jepara
Diposting oleh Alzhena
Bontang FC,Stadion Mulawarman dan Stadion Taman Prestasi (Keduanya Layak Pakai)
Kesiapan infrastruktur Bontang FC dari segi infrastruktur dinilai layak digunakan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2009/2010. Hal itu diungkapkan Administrator High Performance Group (HPG) PT Liga Indonesia (LI) Budi Setiawan, usai meninjau Stadion Mulawarman dan Stadion Taman Prestasi Bontang yang memang digadang-gadang menjadi markas Bontang FC.

Stadion Mulawarman dan Stadion Taman Prestasi telah memenuhi standar nasional. Diantanya lapangan, mulai kerataan, kekerasan tanah, rumput hingga drainase. Selain itu, infrastruktur ini juga didukung penerangan dengan minimal 1.200 lux. Termasuk ketersedian ruang ganti pemain, wasit, anak gawang, kesehatan, media center, dan toilet VIP serta penonton. Aspek penilaian terakhir adalah tribun penonton dengan kapasitas minimal 5 ribu orang. “Mencakup kenyamanan dan keamanan tribun VIP dan media,”

Namun masih ada sedikit poin yang perlu dibenahi, seperti di area depan gawang rumputnya gundul, bangku pemain cadangan masih digunakan (seharusnya kursi) dan pers room atau media center yang belum tersedia.

Begitu juga Stadion Taman Prestasi Bontang yang letaknya di Bontang Lestari di Sekambing, Bontang Selatan. Stadion itu layak dan memenuhi persyaratan. Tapi pengurus akan memprioritaskan Stadion Mulawarman untuk dipakai.

Namun demikian, penilaian tersebut belum menjamin Bontang FC lolos verifikasi atau tidak. Sebab, akan ada verifikasi tahap selanjutnya. Verifikasi ini menyangkut legalitas atau status hukum Bontang FC pasca pengalihan kepemilikan dari PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) ke Pemkot Bontang. Ini terkait kesanggupan pendanaan klub sepak bola untuk tampil di kompetisi profesional.

Nantinya, Manager Lisensi PT LI Lano Mahardika yang akan melakukan verifikasi itu. Verifikasi untuk 14 klub yang bertahan di ISL dilakukan di Jakarta mulai 27 September 2009 mendatang. Pengurus dalam hal ini manager masing-masing tim akan dipanggil untuk memaparkan aspek kepemilikan klub dan pendanaannya. (Sumber Kaltimpost)
Diposting oleh Alzhena

Mantan benteng pertahanan Persib Bandung, Nyek Nyobe akhirnya dipastikan akan memperkuat Bontang Football Club (FC) pada Indonesia Super League (ISL) musim ini. Berarti sudah 2 pemain resmi bergabung dengan Bontang FC, karena sebelumnya manajemen tim menyatakan telah resmi merekrut gelandang Ali Khadafi dari PSM Makassar. Status kedua legiun asing itu disampaikan Sekretaris Umum Bontang H Darsani sudah resmi. Sedangkan belasan pemain lainnya dikabarkan masih dalam tahap pra-kontrak, termasuk striker Aldo Baretto asal Paraguay. Begitu juga dengan M Ilham, winger yang musim lalu berkostum Persija Jakarta dan beberapa pemain domestik lainnya. Seperti Irsyad Aras, Iqbal Samad, Satria Feri, Anda Hermawan, Rusdiansyah, Trias Budi, David, Usman, dan Mustawakil.

Kini Bontang FC harus berpacu dengan waktu dalam mempersiapkan diri ke pentas ISL. Terutama dalam membentuk komposisi tim yang ideal.
Diposting oleh Alzhena
Hari ini, Selasa (25/8) manajemen Bontang FC akan menyambut tim verifikasi dari PT Liga Indonesia (LI) untuk mengecek kesiapan tim tersebut. Seperti diketahui, ada 5 aspek yang harus diperhatikan tim yang akan berlaga di ISL. Pertama, aspek infrastruktur berupa stadion, aspek sporting atau pembinaan usia muda, aspek legal atau badan hukum dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT), aspek finansial klub, serta aspek administrasi.

PT LI memberikan deadline hingga akhir Agustus ini kepada klub-klub peserta ISL untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berhubungan dengan verifikasi. Setelah itu, baru akan diketahui klub mana yang layak berlaga di ISL 2009/2010 mendatang.
Diposting oleh Alzhena

LIGA SUPER>>KAMI DATANG DENGAN SEMANGAT BARU
Dengan dukungan dana yang diperkirakan lebih kurang Rp 25 miliar, tim kebanggaan warga Bontang tersebut kini diperkuat pemain-pemain top yang memiliki skil tinggi, di antaranya M Ilham (eks Persija Jakarta), dan dua punggawa PSM Makassar, Irsyad Aras dan Ali Khadafi, serta seorang defender mantan pemain Persib Bandung musim lalu Nyeck Nyobe, sedangkan Fahcry Husaini masih dipercaya untuk membesut tim, meski musim lalu prestasi mantan pilar timnas era 1990-an itu kurang tokcer, namun Fachry Husaini berhasil menyelamat TIM dari Zona Degradasi.

Diharapkan dengan pergantian nama, Bontang FC semakin dekat dengah masyarakat dan menjadi tim profesional yang tak lagi disuapi dana APBD.

Target? "Lima besar", tandas Andi Faisal Hasdam, manajer tim saat jumpa pers di FX Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (13/8). Tim berjuluk "Laskar Khatulistiwa" yang musim lalu bernama PKT Bontang akan didukung aparel lokal, Specs. Turut hadir dalam acara bersejarah itu adalah, selain Andi Faisal Hasdam, Walikota Bontang Andi Sofyan, Direktur Marketing Bontang FC Hardimen Koto dan perwakilan PT Pantrade Caraka selaku pemegang lisensi Specs.

Andi Sofyan menjelaskan, Bontang FC kini tak lagi didanai oleh PT Pupuk Kaltim, tapi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Pengalihan kepemilikan dilakukan 12 Agustus kemarin. Kami ingin menjadi klub profesional dan siap merealisasikan terget yang sudah ditetapkan. Memang, tim ini masih didanai APBD namun ke depannya tidak akan lagi," jelas walikota yang "gila" bola ini..

Soal fasilitas, mantap. Aldo Baretto dan kawan-kawan punya dua stadion yang bakal dijadikan homebase, Stadion Mulawarman dan Stadion Taman Prestasi.(Sumber :www.warungolahraga.com)
Diposting oleh Alzhena
BONTANG FC
Diposting oleh Alzhena
ALI KHADAFI MEMPERKENALKAN KOSTUM BARU BONTANG FC
Diposting oleh Alzhena
KOSTUM BARU BONTANG FC
Diposting oleh Alzhena

Edwan Ruriansyah, Marco Tampubolon

VIVAnews - Nama baru memberikan semangat baru bagi PKT Bontang. Tim yang saat ini bernama Bontang FC itu bertekad meraih posisi papan atas Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

Hal ini diungkapkan oleh Manajer Bontang FC, Andi Faisal Hasdam, kepada wartawan di FX Plaza, Kamis 13 Agustus 2009. Menurut Faisal, tidak mudah mewujudkan target tersebut mengingat ketatnya persaingan dari tim-tim lain seperti yang terjadi musim lalu. Karena itu dibutuhkan persiapan yang matang sebelum terjun di LSI 2009/2010.

"Kami menargetkan posisi lima besar untuk musim ini. Untuk itu, kami telah mendatangkan beberapa pemain yang berkualitas," kata Faisal.

Pria yang akrab disapa Ichal itu mengaku telah mengantongi 17 nama. Tiga di antaranya merupakan pemain asing yang cukup bersinar di LSI musim lalu. Antara lain, Nyeck Nyobe (mantan Persib Bandung), Aldo Baretto (Persisam Samarinda) dan Ali Khadafi (PSM Makassar).

"Untuk pemain asing, kami tidak akan merekrut pemain dari wilayah Asia. Kami cukup dengan tiga pemain ini saja," kata Faisal.

Tak hanya legiun asing, Bontang FC juga mengincar pemain-pemain lokal yang dinilai berkualitas. Mereka terdiri atas M Ilham (Persija Jakarta) serta duet PSM: Irsyad Aras dan Iqbal Samad.

Beberapa pemain lama PKT seperti Satria Feri, Anda Hermawan, Rusdianysah, Trias Budi, David, Usman dan Mustawakil juga masih dipertahankan.

"Kami hanya mencari 24 pemain. Sebagian lagi akan kami rekrut dari pemain lokal yang ada di Bontang. Kami segera melakukan penandatanganan kontrak beberapa pemain baru," tandas Ichal. sumber : VIVAnews.com
Diposting oleh Alzhena
BONTANG, SELASA - Pemkot dan DPRD Bontang sepakat untuk mendanai Persatuan Sepakbola (PS) Bontang PKT yang akan berubah nama menjadi Bontang Football Club (FC). Kepastian pendanan ini disampaikan Wali Kota Sofyan Hasdam didampingi Wakil Ketua DPRD Isro Umarghani dalam konferensi pers, Selasa (11/8) di gedung DPRD Bontang.

Hadir juga sejumlah perwakilan fraksi di antaranya Khudori Hasan dari Fraksi Demokrasi Perjuangan Kebangkitan Bangsa, Abdul Gaffar dari Fraksi Bintang Persatuan Pembangunan, Sayutin Budianto dari Golkar, PBSD dan PDK serta Alwi Tike dari Fraksi PAN dan Demokrat.

Sofyan mengatakan, Pemkot dan DPRD Bontang memiliki persepsi yang sama terkait pengelolaan klub sepakbola profesional yang menggunakan APBD. "Dalam rapat panggar yang lalu antara eksekutif dan legislatif kita sepakat akan menyelamatkan PS Bontang PKT yang akan berubah menjadi Bontang FC. Yang jelas di 2009 ini kita sudah menyiapkan anggaran awalnya," katanya.

Sebelumnya, KONI dan DPRD juga telah melakukan studi banding di PSM Makassar terkait pengelolaan klub sepakbola profesional yang menggunakan APBD. Wakil Ketua DPRD Bontang Isro Umarghani yang memimpin rombongan ke Makassar mengatakan, mereka diterima Wali Kota Makassar Andi Ilham Arif Sirajuddin, Jumat (7/8) di ruang kerjanya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Wali Kota dan pengurus PSM Makassar, DPRD dan KONI yakin pendanaan Bontang FC yang menggunakan APBD tidak akan melanggar ketentuan hukum. Isro menjelaskan, PSM Makassar selama 10 tahun lebih mendapat suntikan dana dari APBD Makassar dan dalam tiga tahun terakhir mendapat dana Rp 10 miliar dan disalurkan melalui KONI.

"Anggaran yang dibutuhkan PSM mulai dari Rp 25 miliar sampai Rp 30 miliar. Selebihnya mereka dapatkan dari pihak ketiga dan selama dua tahun terakhir, tidak ada catatan dari BPK terkait pendanaan itu. Ini disampaikan langsung oleh Kabag Keuangan Pemkot Makassar," katanya.

Mekanisme penyaluran dana APBD ke klub sepakbola kata Isro melalui KONI diteruskan ke kepala daerah. Begitupun pertanggungjawaban penggunaan anggaran akan dilakukan secara berjenjang. Dampak keberadaan klub sepakbola profesional di Makassar katanya memicu kompetisi di level yang lebih rendah sekaligus sebagai ajang pencarian bibit pemain lokal.

Sofyan mengatakan, untuk tahap pertama Pemkot Bontang akan menggelontorkan dana Rp 4 miliar ke Bontang FC guna persiapan mengawali kompetisi dan kontrak pemain serta offisial lainnya. Dana itu diambil dari pos dana hibah dalam APBD Perubahan 2009.

Selanjutnya, pendanaan yang akan disiapkan Pemkot Bontang akan melihat jumlah sponsor yang mau bekerjasama. "Kita mau tahu dulu berapa sponsor yang mau bekerjasama," katanya.

Bagaimana dengan PKT? Apakah tidak ada kontribusi ke Bontang FC? Isro mengatakan kontribusi PKT bisa didapatkan melalui pelatih Fachri Husaini dan pendanaan klub yunior Mandau Mania serta ketersediaan Stadion Mulawarman. sumber tribunkatim
Diposting oleh Alzhena

Dua klub Liga Super 2009/2010 berebut M Ilham. Bontang FC dan PSM Makassar kemarin saling mengklaim gelandang yang musim lalu memperkuat Persija Jakarta tersebut.

Hengkangnya Ilham dari Macan Kemayoran bahkan telah dirilis Bontang FC secara resmi. Manajer Bontang FC Arief Budi Santosa mengakui pihaknya tengah melakukan pendekatan intensif kepada pemain berdarah Bugis tersebut. “M Ilham termasuk pemain bagus yang kami butuhkan.

Dia pasti mendapat tempat utama dalam tim,”ujar Arief. PSM sendiri mengklaim bahwa M Ilham sudah masuk dalam skema permainan Juku Eja –julukan PSM– musim depan. Namun, mantan pemain timnas Indonesia ini belum bersedia menandatangani kontrak karena harga yang ditawarkan PSM maksimal Rp500 juta.

”Tinggal Ilham yang mempertimbangkan. Tapi,saya kira dia mau terima dan bergabung dengan PSM,” ujar Manajer PSM Kadir Halid. Kisaran harga yang dipatok Ilham mencapai Rp700 juta, setara dengan yang dia peroleh dari Persija musim lalu. Menariknya,kubu Persija tidak terpancing pada manuver dua klub tersebut. Apalagi, Macan Kemayoran masih berupaya membentuk tim khusus yang bertugas menjaring pemain.

Persija juga optimistis bisa “mencuri” bek muda Djayusman Triasdi dari PSM. Bahkan, pemain termuda timnas senior Indonesia ini kabarnya telah menampik pinangan Persebaya Surabaya.

“Tim penjaringan pemain Persija cukup solid karena mewakili PT Persija Jaya dan Pemprov DKI Jakarta. Makanya,kami tidak khawatir meski kalah start dalam mencari pemain,” ujar Ketua Harian Persija Tonny Tobias. Lantas, bagaimana dengan posisi manajer Persija? Tonny mengaku belum bisa memastikan kursi vital tersebut akan kembali diisi Haryanto Badjoeri selaku wakil pemprov.

Dia juga tidak menjamin posisi asisten manajer bakal ditempati kembali Ferry Indrasyarief yang kini tidak memegang jabatan penting dalam suporter Jakmania. “Hubungan Persija dan Pemprov berbentuk kerja sama. Pemprov yang akan menentukan siapa manajer dan siapa asisten manajer karena merekalah penyandang dana Persija. Yang pasti, semua posisi penting di Persija harus mewakili unsur Pemprov, Persija, maupun suporter,” tandas Tonny.
Diposting oleh Alzhena
Ternyata bukan hanya empat klub yang menjadi wajah baru di Indonesia Super League (ISL) musim depan, tapi lima. Bertambahnya wajah baru tersebut menyusul pergantian nama PKT Bontang menjadi Bontang FC.

Bukan sekadar ganti nama, pergantian itu juga menyangkut status kepemilikan dan jajaran manajemen. Tim yang berdiri sejak 1988 tersebut kini tidak lagi menjadi milik perusahan PKT. Tim itu diambil alih Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. "Keputusan pengambilalihan tersebut tidak buru-buru. Itu kami putuskan setelah berdiskui dengan DPRD dan melakukan studi banding dengan PSM Makassar. Proses serah terima terjadi kemarin siang (Rabu, 12/8)," papar Wali Kota Bontang Andi Sofyan Hasdam di Jakarta kemarin (13/8).

Setelah mengambil alih PKT Bontang, Pemkot Bontang mengganti nama klub. Klub tersebut diberi nama Bontang FC. Nama itu dipilih untuk lebih mendekatkan klub tersebut kepada masyarakat Bontang. Mereka juga mengajukan dua stadion sebagai home base. Yakni, Stadion Mulawarman dan Stadion Taman Prestasi, Bontang.

"Selama ini, Bontang menjadi surga bagi tim-tim away. Jika PSM bermain di Bontang, penonton PSM justru lebih banyak. Demikian juga dengan Arema. Semoga wajah baru ini bisa membuat masyarakat Bontang merasa memiliki tim," kata Andi.

Setelah mendeklarasikan diri, Bontang FC langsung bergerak. Dengan sokongan dana APBD Rp 4 miliar, mereka langsung berburu pemain. Sekitar 16 pemain telah direkrut. Di antaranya, M. Ilham (Persija Jakarta), Irsyad Aras (PSM Makassar), Ali Khadafi (PSM), Aldo Baretto (Persisam Putra Samarinda), dan Nyek Nyobe yang sebelumnya berkostum Persib Bandung.

Selain merekrut pemain, mereka telah mengikat Fachry Husaini sebagai pelatih. Bontang FC juga telah berhasil menggandeng sponsor. Salah satunya adalah produsen sebuah peralatan olahraga. Kerja sama itu ditandatangani kemarin. Selama semusim nanti, Bontang FC bakal di-support sekitar 3.000 item perlengkapan olahraga.

"Ini tentu menjadi kebanggaan besar buat kami. Memang ini tim lama, tapi kan wajahnya baru. Dengan dukungan ini, kami semakin semangat menyongsong kompetisi musim 2009-2010. Bahkan, kami optimistis bisa masuk lima besar," papar Manajer Bontang FC Andi Faisal Hasdam.

Terpisah, PT Liga Indonesia telah menerima laporan dari PKT Bontang terkait dengan pergantian nama tersebut. "Kami akan segera melakukan verifikasi. Terutama terkait dengan aspek legal," ujar CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono. (Sumber:bolaindo.com)
Diposting oleh Alzhena

Nyeck Nyobe Celement sempat digadang-gadang bakal berlabuh di Persik Kediri. Mantan pemain Persib Bandung tersebut diharapkan mampu memperkukuh lini belakang Macan Putih.

Tapi, Nyeck lebih memilih Bontang FC. Padahal, pengurus Persik sudah menyatakan bahwa Nyeck telah se­pakat dengan nilai kontrak yang diajukan Persik. Keputusan itu dika­ta­kan hanya tinggal menunggu waktu tanda tangan kontrak, sebelum memastikan pemain asal Kamerun tersebut datang.

Kenyataannya, Persik kembali gigit jari. Dalam kasus Nyeck itu, mereka kalah cepat dengan Bontang FC. 'Tidak jadi. Nyeck batal gabung Persik,' ungkap Sekretaris Umum Persik demisioner Barnadi kemarin (18/8).

Dia tak memungkiri kenyataan bahwa mereka keduluan klub lain dalam berebut pemain yang juga pernah membela Persela Lamongan tersebut. Nyeck pun sudah memas­tikan bakal berlabuh di klub asal Kaltim itu.

Menurut Barnadi, dengan Bontang FC, Nyeck sudah membubuhkan tanda tangan di kontrak. Sementara, Persik baru bernegosiasi harga.

Kepastian Nyeck membela Bontang FC itu diketahui Barnadi ketika ber­ada di Jakarta untuk urusan dengan PSSI. Bila ditelusuri, Persik tidak hanya kalah cepat dalam berburu Nyeck. Tapi, Macan Putih juga kalah dalam bersaing harga.

Nilai kontrak yang disodorkan Persik lebih kecil bila dibandingkan dengan yang diberikan Bontang FC. Bahkan, perbedaannya sangat lebar. '(Nilai kontraknya) Beda jauh. Otomatis, dia lebih memilih ke sana (Bontang FC, Red.),' ucap pengurus terlama itu.

Berapa selisihnya, Barnadi tak mau menyebutkan dengan pasti. Hanya, se­bagai gambaran, Bontang FC ber­se­dia merogoh kocek hingga Rp 1 miliar untuk mendapatkan defender asal Afrika itu. Sementara, Persik diperkirakan baru berani menawar dengan harga separonya.

Berdasar catatan Radar Kediri (Jawa Pos Group), tak sekali itu saja Persik kalah cepat dengan tim lain dalam memburu pemain asing. Sebelumnya, Persik kalah cepat dengan Persebaya Surabaya untuk mendapatkan John Takhpor Sonkalie. Padahal, sejak awal Persik ngebet mendapatkan mantan gelandang Persitara Jakarta Utara itu.

Selain pemain asing, Persik berkali-kali kalah cepat dalam mencari pemain lokal. Striker lokal bidikan mereka, Rahmat Rivai, keburu digaet Sriwijaya FC. Sementara, Budi Sudarsono sudah diserobot Persib Bandung. [sumber:jawapos]
Diposting oleh Alzhena

JAKARTA - Pasangan calon presiden-calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan M Jusuf Kalla-Wiranto diperkirakan akan melaju ke Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 putaran kedua. Mereka akan head to head memperebutkan orang nomor satu dan nomor dua di negeri ini.

Kedua pasangan tersebut diprediksi akan memperoleh suara di atas 30 persen, disusul pasangan capres-cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto yang memperoleh suara di atas 20 persen.

Demikian hasil survei internal tertutup Lembaga Riset Informasi yang diungkapkan Direktur LRI Johan Silalahi, Selasa (7/7) siang di Jakarta. Johan merupakan tokoh yang berada di belakang sejumlah iklan Jusuf Kalla (JK) di televisi.

Survei ini dilakukan di 15 provinsi terpadat di Indonesia dan melibatkan 4.000-12.000 responden per provinsi. Survei dengan margin of error di bawah dua persen ini juga dikombinasikan dengan analisa sejumlah media massa.

Padahal, pada survei LRI sebelumnya, JK-Win dan Mega-Pro masih diperkirakan memperoleh suara 20 persen. Johan mengungkapkan, kenaikan tren dan popularitas JK-Wiranto dipengaruhi oleh migrasi politik pemilih maupun swing voters yang mulai memutuskan pilihannya.

"Masyarakat menilai JK sebagai sosok yang cepat, tegas, mudah diakses, representasi Jawa-Non Jawa, dan Bapak Perdamaian. Sebaliknya, di kubu SBY-Boediono, kerap terjadi blunder-blunder, seperti kasus etnis Arab, neolib, dan lainnya," ujar Johan.

Ia menjamin survei yang diadakannya objektif. "Jika Pilpres ternyata berlangsung satu putaran, saya langsung menutup LRI. Silakan dicatat," tegasnya.

Pakar ilmu politik Effendi Gazali menambahkan, pendekatan yang digunakan JK-Wiranto selama empat bulan belakangan ini lebih bersifat komunitas, mirip yang dilakukan Presiden AS Barack Obama ketika menjadi capres.

Pada Pemilu Legislatif lalu, LRI memperkirakan perolehan suara Partai Demokrat sebesar 20,8 persen, atau sama dengan hasil perhitungan resmi KPU.

Berayun di Sulsel
Sulawesi Selatan menjadi saksi kompetisi SBY dan JK. Peta suara di provinsi yang memiliki 5.846.878 pemilih terdaftar ini memang dinamis.

Pada Pemilu Legislatif 2009 lalu, Partai Golkar merupakan penguasa suara di Sulawesi Selatan dengan mengantongi 25 persen suara. Namun bicara dukungan terhadap calon presiden, Lembaga Survei Indonesia menemukan SBY merupakan calon presiden paling favorit di pulau Sulawesi termasuk Sulawesi Selatan.

Pada Mei 2009, elektabilitas SBY di pulau Sulawesi mencapai 63 persen, sementara JK hanya 27 persen. Barulah pada pertengahan Juni 2009, pemilih SBY berayun ke JK: SBY dapat 50 persen dan JK dapat 41 persen.

Saat mengumumkan hasil survei 24 Juni 2009 lalu itu, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Saiful Mujani menyebut kenaikan JK karena dua faktor yaitu konsolidasi Partai Golkar dan strategi kampanye.

Belakangan, massa SBY-Boediono di Sulawesi Selatan yang berayun ke JK-Wiranto bertambah pula. Adalah pernyataan Koordinator Media Tim Kampanye SBY-Boediono, Andi Alfian Mallarangeng, yang membuat SBY semakin ditinggalkan. Andi menyebut dalam orasi kampanye calon wakil presiden Boediono, "Belum saatnya orang Bugis menjadi presiden."

"Pernyataan tersebut betul-betul menyentil pada etnisitas sehingga ada perasaan marah dan mengambil sikap memilih JK meski sebelumnya memilih SBY," kata pengajar ilmu politik di Universitas Hasanuddin, Makassar, Adi Suryadi Culla.

Menurut Adi, pemilih Demokrat di Sulawesi Selatan sebenarnya cukup fantastis, namun sekarang mengalihkan dukungan. Secara nasional, masyarakat Sulsel se-Indonesia bereaksi dengan pernyataan itu dan yang marah adalah mereka yang punya pengaruh di daerah-daerah yang mereka tempati.

Faktor kedua yang berubah pilihan adalah pemilih rasional. "Menurut saya, pemilih rasional yang juga agak "tersinggung" dengan pernyataan Alfian karena melihat bahwa siapapun bisa, selama mampu dan bisa memimpin, maka orang dari luar Jawa pun bisa," kata Adi.

Pengamat politik Universitas Hasanuddin yang lain, Deddy Tikson, juga sependapat dengan Adi Suryadi. Menurut Guru Besar Ilmu Politik itu, pernyataan Andi mempunyai pengaruh paling signifikan di Sulsel. Namun secara nasional tidak terlalu signifikan.

Banyak orang Sulsel yang tadinya memilih SBY akhirnya memilih JK karena pernyataan itu. Pernyataan Andi juga berpengaruh pada masyarakat yang belum menentukan pilihan (mengambang), jumlahnya sekitar 30 persen akhirnya menjatuhkan pilihan ke JK karena tidak suka pernyataan Andi. "Saya perkirakan sekitar 2-5 persen akhirnya pilih JK," kata Deddy Tikson.

Dengan kata lain, jika bercermin pada survei terakhir LSI, JK-Wiranto bisa menjadi pemenang di Sulawesi Selatan. Hal ini karena didukung dua faktor lain seperti yang dilansir LSI, konsolidasi Golkar dan kampanye JK.

Namun berayunnya pemilih Sulawesi Selatan ke JK-Wiranto, secara nasional tidak terlalu besar. Deddy memperkirakan suara JK-Wiranto hanya bertambah 1-2 persen dari total suara nasional.(Sumber : Tribun Kaltim Online )
Diposting oleh Alzhena
Sumber (http://www.xearum.com)

Kemarin ganti busi dan jadi inget artikel di internet bagaimana melihat kondisi mesin dari busi yang sudah dipakai. Menurut pabrik busi Bosch, para mekanik yang bagus bisa tahu kondisi mesin hanya dari businya saja. Ini ciri-ciri masalah mesin yang terlihat dari busi.

1. NORMAL

Ciri:
-- Insulator berwarna putih ke abu-abuan, kuning keabu-abuan, atau cokelat.

Arti:
-- Tidak ada kerak timbal dari bahan bakar atau deposit dari oli mesin.

Indikator:
-- Mesin baik, suhu busi benar, setting campuran bahan bakar pas, waktu pengapian tepat, tidak ada letupan bukan pada waktunya, dan choke (agar bisa distarter saat dingin) berfungsi baik.


2. MASALAH KARBON

Ciri
-- Insulator, elektroda, dan selongsong busi ditutupi deposit halus lembut.

Penyebab
-- Setting campuran bahan bakar tidak tepat
-- Udara terlalu banyak dibanding bahan bakar.
-- Saringan udara terlalu kotor.
-- Choke otomatis tidak berfungsi baik.
-- Choke manual dipijit terlalu lama.
-- Terlalu sering mengendarai untuk jarak pendek.
-- Angka setelan panas (heat range code number) terlalu rendah.

Akibat
-- Bahan bakar meledak sebelum waktunya, saat dingin sulit distarter.

Perbaikan
-- Cek saringan udara
-- Setel kembali campuran bahan bakar dengan udara
-- Cek kembali choke


3. MASALAH OLI

Ciri
-- Ujung insulator, elektroda, dan selongsong busi tertutup jelaga atau residu karbon yang mengkilap.

Penyebab
-- Terlalu banyak oli dalam mesin.
-- Tingkat oli terlalu tinggi.
-- Ring seker sudah rusak.
-- Silinder sudah gores-gores.
-- Jika bermesin dua tak, oli samping terlalu banyak.

Akibat
-- Bahan bakar meledak sebelum waktunya, sulit distarter

Perbaikan
-- Overhoul mesin
-- Untuk mesin dua tak, kurangi oli samping.
-- Ganti busi.

4. MASALAH TIMBAL

Ciri
-- Insulator tertutupi lapisan mengkilap warna cokelat kekuningan, kadang agak kehijauan. Kadang lapisan ini menggumpal.

Penyebab
-- Bahan bakar mengandung timbal.

Akibat
-- Jika mobil bermuatan penuh, insulator menjadi konduktor oleh lapisan cokelat kekuningan. Akibatnya, bahan bakar meledak sebelum waktunya.

Perbaikan
-- Ganti busi. Busi tak mungkin diperbaiki dalam kondisi seperti ini.


6. KERAK TEBAL

Ciri
-- Kerak tebal muncul di ujung insulator.

Penyebab
Aditif oli bisa menyebabkan kerak tebal di ruang bakar dan busi.

Akibat
-- Bahan bakar meledak sewaktu-waktu dan mesin bisa rusak.
-- Tenaga hilang

Perbaikan
-- Mesin diperbaiki
-- Ganti busi
-- Ganti oli mesin


7. LELEHAN KERAK

Ciri
-- Ujung tengah elektroda ditumpuki lelehan kerak.

Penyebab
-- Mesin terlalu panas karena bahan bakar meledak bukan pada waktunya.
-- Bahan bakar meledak jauh lebih cepat dari seharusnya.
-- Terlalu banyak kerak dalam ruang bakar.
-- Kualitas bahan bakar rendah.
-- Busi rusak sehingga tidak tahan panas.
-- Heat range value busi terlalu rendah.

Akibat
-- Bahan bakar meledak sebelum waktunya
-- Mesin rusak
-- Tenaga hilang

Perbaikan
-- Periksa mesin.
-- Periksa keseluruhan sistem pengapian dan campuran bahan bakar.
-- Busi diganti dengan yang kode panasnya cocok.

8. ELEKTRODA MELELEH

Ciri
-- Ujung tengah elektroda meleleh dan elektroda ground rusak.

Penyebab
-- Bahan bakar meledak sendiri, mungkin terlalu cepat meledak.
-- Kerak terlalu banyak di ruang bakar.
-- Bahan bakar berkualitas buruk.
-- Busi tidak tahan panas.

Akibat
-- Bahan bakar meledak bukan pada waktunya.
-- Mesin rusak.
-- Tenaga hilang.
-- Ujung insulator retak, kemungkinan karena elektroda terlalu panas.

Perbaikan
-- Periksa mesin
-- Periksa keseluruhan sistem pengapian dan campuran bahan bakar.
-- Ganti busi.

9. ELEKTRODA MELELEH SEBAGIAN

Ciri
-- Elektroda meleleh sebagian. Mungkin karena deposit yang bukan dari busi.

Penyebab
-- Mesin kepanasan karena pembakaran tidak tepat atau tidak pada waktunya.
-- Kerak di ruang bakar terlalu banyak.
-- Bahan bakar berkualitas jelek.
-- Busi tidak tahan panas

Akibat
-- Sebelum mesin benar-benar mogok, terasa tenaga berkurang.

Perbaikan
-- Periksa mesin
-- Periksa keseluruhan sistem pengapian dan campuran bahan bakar.
-- Ganti busi.


10. ELEKTRODA TENGAH AUS

Penyebab
-- Busi terlalu lama dipakai

Akibat
-- Bahan bakar meledak terlalu cepat terutama saat gas diinjak.
-- Sulit distarter

Perbaikan
-- Ganti busi


11. ELEKTRODA GROUND AUS

Penyebab
-- Aditif bahan bakar dan oli terlalu banyak/agresif.
-- Ruang bakar tidak ideal, mungkin terlalu banyak kerak.
-- Mesin menggelitik.

Akibat
-- Bahan bakar meledak tidak pada waktunya.
-- Starter sulit.

Perbaikan
-- Ganti busi
Diposting oleh Alzhena
Sumber (http://www.xearum.com)

Perjalanan mudik di depan mata. Aroma kabin yang pengap tentu tidak menyenangkan dalam perjalanan panjang yang melelahkan itu. Biasanya untuk mengusir bau itu, tinggal semprotkan pengharum ruangan. Atau menempatkan pengharum berrbentuk gel di kisi-kisi AC. Cara ini praktis tapi belum tentu aman. Setidaknya menurut Natural Resources Defense Council (NRDC).

LSM lingkungan asal USA ini meminta konsumen untuk mempertimbangkan lagi penggunaan pengharum ruangan karena banyak yang mengandung phthalates. Zat ini terlarut dan berfungsi 'menggendong' aroma parfum ke hidung kita. NDRC mengaitkan zat ini dengan gangguan hormonal dan masalah-masalah reproduksi. Zat ini terserap masuk ke tubuh lewat pernafasan maupun kulit. Lebih-lebih bila kaca mobil senantiasa tertutup.

NRDC bersama organisasi lain mendesak Environmental Protection Agency dan Consumer Product Safety Commission untuk menguji semua pengharum ruangan serta mengukur resiko yang mungkin dihadapi konsumen. Lebih-lebih karena tidak ada keterangan di label menyangkut hal itu. Dalam laporannya NDRC juga menyebutkan pengharum ruangan berlabel 'natural' pun juga mengadung bahan bahan kimia berbahaya.

Sebenarnya ada cara lebih aman untuk mengusir bau busuk dari kabin. Tentu saja tidak instan. Yang paling penting adalah menjaga kebersihan kabin.

Tahap pertama, memburu bau. Periksa karpet-karpet, kain pelapis dan ventilasi AC untuk mencari jejak jamur dan kelembaban. Bersihkan dengan lap bersih. Untuk kisi-kisi AC, pakai cotton bud. Lanjutkan dengan melepas floor mats dan keringkan dibawah sinar matahari. Bila memiliki vacuum cleaner gunakan untuk membersihkan debu dan kotoran lain.

Arang bisa dipakai untuk menyerap kelembaban dan bau. Letakkan di bawah kursi dan diamkan hingga bau hilang. Ada juga yang menyarankan memakai remasan daun pandan. Menjemur mobil dengan pintu/jendela terbuka juga disarankan untuk mendorong udara dalam mobil bersirkulasi.

Kembali soal phthalates, Chris Cathcart, president dari Consumer Specialty Products Association, asosiasi yang mewakili produsen bahan pembersih, pembersih hama dan penyegar udara menolak tudingan NRDC. Menurutnya penelitian NRDC sangat terbatas dan kesimpulannya cacat.

Terlepas dari kontroversi itu, penggunaan bahan-bahan kimia yang berlebihan tentunya tidak bijaksana.

Ada cara lain yang lebih natural seperti menggunakan cuka yang menyerap hampir semua jenis bau. Caranya mudah, cukup meletakkan cuka dalam wadah terbuka dan biarkan hingga semua bau terserap. Untuk menjaga udara tetap segar, bisa meletakkan sekantong biji kopi dibawah kursi. Jaga kain pelapis kursi dan door trim tetap kering. Tinggalkan kupasan kulit jeruk segar dalam wadah di mobil hingga kering.
Diposting oleh Alzhena
BeritaATPM.com - Mungkin selama ini Anda bertanya-tanya "Bagaimana caranya mengefisiensikan pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM)?". Sebenarnya ada beberapa cara untuk meminimalisir pemakaian BBM untuk kendaraan Anda, antara lain:

1. Gunakan angka oktan yang seharusnya
Lihatlah buku manual Anda untuk mengetahui tingkat oktan yang dibutuhkan oleh kendaraan. Sebenarnya, Oktan tidak ada kaitannya dengan performa BBM. Tetapi oktan merupakan faktor utama dalam sistem pembakaran kendaraan agar terjadi pembakaran yang sempurna.

2. Gunakan tekanan angin ban yang seharusnya
Kurangnya tekanan angin pada ban, akan membuat mesin lebih banyak membutuhkan BBM guna mempertahankan kecepatan. Sebagai gambaran, coba kurangi tekanan pada ban mobil Anda sebanyak 5 PSI, mungkin Anda akan merasa sulit untuk mendorongnya. Jika Anda kembalikan tekanan angin tersebut, maka Anda akan merasa lebih mudah untuk mendorongnya.

3. Pelihara kendaraan secara berkala
Pemeliharaan kendaraan secara berkala akan membuat mesin bekerja secara efisien serta menghasilkan konsumsi bahan bakar yang irit. Filter udara yang kotor, busi yang sudah lama, dan kurangnya oli pada mesin akan mempengaruhi performa mesin dan efisiensi bahan bakar.

4. Kurangi kecepatan
Sebuah mobil lebih menghabiskan bahan bakar, jika Anda melakukan akselerasi penuh. Jika mobil Anda memiliki system transmisi manual, usahakan perpindahan gigi sebelum torsi maksimal (lihat data spesifikasi kendaraan Anda).

5. Usahakan kecepatan kendaraan konstan
Usahakan agar kecepatan kendaraan tidak "naik-turun". Secara teori, jika Anda melakukan pengereman diikuti dengan akselerasi secara terus menerus, maka sudah pasti mesin akan lebih banyak membutuhkan bahan bakar untuk menyuplai kinerja mesin.

6. Mengemudi tanpa beban
Kendaraan yang berat akan lebih banyak membutuhkan bahan bakar. Jadi, bersihkan bagasi dari barang-barang yang tidak dibutuhkan sebelum Anda menggunakan mobil.

7. Penggunaan Air Conditioner (AC)
Penggunaan AC memberikan beban lebih terhadap mesin. Rata-rata kendaraan yang memakai AC, membutuhkan lebih banyak bahan bakar hingga mencapai 20 persen. Jika mobil terlalu lama ditinggalkan di bawah teriknya matahari, jangan pernah langsung menyalakan AC. Pertama-tama buka jendela mobil, lalu nyalakan AC. Anda akan terkejut bahwa mobil Anda akan terasa dingin kembali.

8. Menutup kaca jendela
Dengan membuka kaca jendela lebar-lebar, khususnya di jalan tol, akan menghambat laju kendaraan Anda. Hasilnya, efisiensi bahan bakar berkurang sebanyak 10 persen.

9. Perhatikan posisi buritan
Believe it or not, merendahkan posisi buritan atau sensor dapat menyebabkan turbulence, yang berdampak tertahannya angin pada bodi mobil. Hal ini dapat membuat efisiensi BBM sedikit terganggu terutama saat Anda berkendara di jalan bebas hambatan. Intinya lebih cepat angin keluar dari body mobil, akan semakin baik.

10. hindari efek ?idle?
Di jaman modern ini, banyak mobil sudah memakai mesin fuel injection yang tidak perlu dipanaskan terlebih dahulu. Kendaraan dengan mesin idle hanya akan membuang bahan bakar secara percuma. Jika Anda berminat untuk berhenti lebih dari satu menit, lebih baik matikan mesin mobil Anda. Jika Anda mengemudikan mesin hybrid, hal ini tidak akan menjadi masalah, karena mesin konvensional secara otomatis akan mati saat mobil dalam kondisi berhenti. Ini merupakan salah satu alasan mengapa mobil hybrid lebih hemat jika dikemudikan di dalam kota dibandingkan jalan tol.

Kesimpulannya cukup sederhana. Anda harus mengetahui bagaimana karakter Anda berkendara, dan bagaimana cara memelihara kendaraan kita agar dapat mencapai performa mesin yang maksimal, namun dengan kebutuhan bahan bakar yang sedikit. Dengan mengikuti tips tersebut di atas, secara tidak langsung anda sudah belajar menabung sedikit demi sedikit. Selamat mencoba.[]

sumber : beritaatpm.com
Diposting oleh Alzhena
Sumber (http://www.xearum.com)
1. JANGAN MENUNGGU
Perhatikan hal berikut: saat Anda berhenti, mobil Anda berada dalam posisi nol per galon (mpg). Jangan biarkan mesin tetap hidup lebih lama saat Anda berhenti jika memang tidak diperlukan. Setelah menghidupkan mobil di pagi hari, mulailah untuk mengendarainya, dan jangan biarkan mobil tetap menghangat di tempatnya.
Karena mesin akan menghangat setelah mobil berkendara untuk beberapa saat, pada mesin berbahan bakar bensin, lebih efisien untuk mematikan mesinnya daripada menghentikannya selama 30 detik atau lebih. Cobalah untuk berkendara misalnya ke sebuah restoran fast food daripada hanya duduk bengong dalam mobil.

2. TENANG
Berkendara dengan tenang dan pelan-pelan merupakan cara terbaik menghemat bahan bakar mobil Anda, sebisa mungkin hindari berkendara cepat dan banyak menggunakan rem. Saat Anda akan mengendarai mobil dalam keadaan berhenti, cobalah mengendarainya dengan kecepatan sedang jika Anda ingin menambah kecepatan tanpa menurunkan kecepatan awal.
Pertahankan kecepatan tersebut dengan kecepatan tetap pada roda gigi bagian atas.
Menurut EPA, kecepatan rata-rata efisien berkisar sekitar 25 sampai 60 mph. Mengendarai mobil dengan halus, cornering, serta tidak terlalu sering menggunakan rem tidak saja menghemat bahan bakar tetapi juga mempertahankan mesin, transmisi, serta rem.

3. JANGAN MEMAKSA
Mengendarai mobil diatas kecepatan rata-rata menggunakan sekitar 50% kekuatan mesin untuk memaksa pergerakan erodynamic pada mesin.
Cobalah untuk tidak memaksa kerja mesin dengan menambah muatan pada mobil. Muatan yang berlebihan pada mobil dapat menghabiskan bahan bakar mobil sampai 5%, bahkan berkendara dengan muatan yang kosong tetap akan membuang bahan bakar.
Jika mobil Anda memiliki air conditioning jangan menyalakannya dengan jendela mobil terbuka karena mengganggu aliran udara dari luar dan menyebabkan mesin akan bekerja extra.

4.TETAP HANGAT
Mesin akan bekerja tidak efektif dalam keadaan dingin karena tidak menggunakan sedikitpun bahan bakar sehingga menyebabkan emision cepat menjadi kotor dan menyulitkan sewaktu pemakaian. Hindari menggunakan mobil dalam keadaan dingin.

5. BAHAN BAKAR RUTIN
Jika mobil Anda termasuk mobil yang membutuhkan bahan bakar secara rutin, usahakan untuk tidak membeli bahan bakar jenis premium, karena menggunakan bahan bakar jenis premium pada kondisi tersebut ibarat membeli sneakers dengan harapan bahan bakar tersebut akan membuat mobil Anda semakin bertambah cepat lajunya.
Banyak mobil yang didesain menggunakan bahan bakar biasa, meskipun menggunakan premium juga bukan pilihan buruk, cobalah berkonsultasi dengan dealer apakah mobil Anda termasuk mobil yang dapat menggunakan dua jenis bahan bakar tersebut.

6.MEMBELI PELUMAS & BAHAN BAKAR
Bahan bakar off-brand merupakan jenis yang paling sering dijumpai di SPBU karena harganya yang menjangkau kantong seperti banyak dijual di bengkel-bengkel, yakinlah apakah mereka memberikan pelayanan yang benar serta memberi pelumas kental pada mobil Anda.
Sesuaikan dengan interval kadar pelumas yang sesuai dengan mobil dimana rata-rata sebuah mobil berkendara di bawah kondisi normal yaitu 7.500 mil. Anda tidak perlu mengganti pelumas mobil Anda meskipun banyak perusahaan- perusahaan minyak pelumas menyarankan untuk mengganti pelumas mobil anda sedikitnya setelah mobil mencapai jarak tempuh 3.000 mil.

7. STAY TUNED
Jarak tempuh mobil menurut EPA didasarkan dari well-tuned serta ketahanan mobil tersebut. Menjalankan mobil di sebuah kondisi subpar dapat menurunkan risiko tersebut.
Mesin yang berdaya tahan buruk cenderung menurunkan jarak tempuh sekitar 10 sampai 20%. Mobil bermesin elektronik modern tidak memerlukan tune up terlalu sering pada mobil tua, meskipun masih harus tetap melakukan perawatan pada penurunan komponen- komponen secara rutin.
Penggunaan penyumbat penyaring udara dapat kenaikan konsumsi bahan bakar sampai 10%. Sehingga cobalah untuk mengikuti prosedur rutin perawatan mobil Anda, dan bertindaklah segera jika Anda menemui bau, suara, serta getaran yang tidak biasa. Layanan dealer anda akan mengganti perangkat, peralatan, serta menganalisa mobil Anda untuk menemukan penyebab perubahan tersebut.
Tetapi mekanik yang berpengalaman dapat memperbaiki serta melakukan perawatan rutin pada mobil Anda.

8. PERAWATAN RUTIN
Sebelum Anda melakukan perawatan rutin pada kendaraan Anda cobalah untuk mengenali biaya yang harus Anda habiskan, bahkan dealer yang berbeda dengan nama yang sama pun mematok biaya yang berlainan dengan jenis kerusakan yang sama. Perbaikan rutin dapat dilakukan oleh bengkel-bengkel yang biayanya lebih menjangkau daripada di perbaikan yang dilakukan dealer-dealer.
Periksalah anggaran tahunan Anda apakah Anda memang perlu mengeluarkan biaya extra untuk perbaikan mobil tersebut, tetapi jika Anda termasuk orang yang terampil Anda bisa memperbaikinya atau memeliharanya sendiri.

9. PERIKSA RODA
Jaga kondisi ban Anda tetap menggembung, ban dengan udara kempes membutuhkan energi lebih banyak yang tidak saja membuang bahan bakar tetapi juga menyebabkan roda cepar aus. Menurut EPA, satu ban yang kempes memicu kenaikan penggunaan bahan bakar sebanyak 1%, selain juga menyebabkan panas dan menyebabkan ban cepat aus.
Periksalah kodisi tekanan ban Anda setiap bulannya saat keadaan dingin. Tekanan pada ban terdapat dapat Anda jumpai pada bagian dalam mobil – biasanya terdapat di dalam doorjamb atau di dalam sarung kotak penutup (glove-box lid).

10. ASURANSI
Beberapa asuransi berharga dua kali lebih mahal pada pelanggan serta mobil yang sama. Anda bisa menemukan asuransi yang terbaik di Internet atau lewat Yellow Pages, bijaksanalah dalam menggunakan jaminan ansuransi Anda, meskipun Anda tidak perlu terlalu berlebihan dalam asuransi kecelakaan jika memang mobil Anda merupakan mobil tua karena premi asuransi kecelakaan bisa mencapai 10% pada buku mobil.
Diposting oleh Alzhena
Ditengah kesibukannya Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam kembali meluncurkan buku yang merupakan buku ke-11 selama menjabat sebagai Wali Kota Bontang dua periode. Launching buku yang berjudul berjudul Perubahan Iklim dan Pemanasan Global di adakan di GOR PKT Bontang, Sabtu (20/6) dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kota Bontang.

Buku dengan cover mayoritas hitam itu setebal 135 halaman dan berisi seputar definisi dan proses pemanasan global dan perubahan iklim, gas rumah kaca, penyebab terjadinya pemanasan global, serta dampaknya.

Di samping itu, buku tersebut juga mengupas kebijakan penanggulangan pemanasan global seperti kerangka negosiasi internasional, dan langkah-langkah antisipasi pemanasan global, serta bagaimana seharusnya menyikapi ancaman pemanasan global.
Diposting oleh Alzhena
Dari kurang lebih 2450 pelajar tingkat SMP peserta UN Bontang yang terdiri 6 SMP Negeri dan 25 SMP swasta dan 2 Sekolah Luar Biasa ada sekitar 34 siswa yang tidak lulus UN, namun sebagian besar siswa tidak lulus tersebut karena tidak hadir hadir dalam ujian Nasional. Bila dibandingkan tahun sebelumnya angka kelulusan tidak berbeda jauh
Diposting oleh Alzhena
Ternyata mengikuti kontes Seo seperti kontes "Wisata Seo Sadau" tidak semudah yang aku banyangkan,awal ikut saja peringkat blog ku di kontes "Wisata Seo Sadau" cuma masuk di halaman 49, jauh banget ya hihi..apalagi 6 hari ini akulagi sibuk banget jadi g sempat update blog peringkat blogku di kontes "Wisata Seo Sadau" makin turun aja sekarang ke 52,,tapi g papa namanya juga belajar mudah-mudahan bisa meningkat peringkat blogku di kontes "Wisata Seo Sadau" ini,,atau temen-teman blogger ada yang mau bantu biar peringkat blogku di kontes "Wisata Seo Sadau" bisa naik dengan senang hati aku terima...ok selamat berkompetis di kontes "Wisata Seo Sadau"...salam blogger
Diposting oleh Alzhena
Mau Cari Gambar "Wisata Seo Sadau" untuk membantu mendongkar Seo anda di kontes "Wisata Seo Sadau",,disi saya coba carikan trus kumpulin biar rekan2 enak tinggal ambil aja silahkan pilih gambar "Wisata Seo Sadau", "Wisata Seo Sadau", "Wisata Seo Sadau"....



Diposting oleh Alzhena
"Wisata Seo Sadau"

Coba-coba ikutan kontes "Wisata Seo Sadau" sekalian mengasah kemampuan, tujuannya meningkatkan kemampuan lewat kontes "Wisata Seo Sadau" sekalian belajar-belajar sedikit tentang "bisnis online"
Kembali ke "Wisata Seo Sadau" merupakan salah satu andalan wisata Tarakan yang terletak di Propinsi Kalimantan Timur, yang konon katanya merupakan sebagai propinsi terkaya di Indonesia atau bahkan di Asia Tenggara. karena melimpahnya hasil bumi berupa bahan tambang seperti batubara dan lain sebagainya yang tentunya menngkatkan "lowongan pekerjaan" di kota "Wisata Seo Sadau"

Pada "Wisata Seo Sadau" terdapat Monumen Pompa Angguk bukti bahwa kawasan yng dulunya sempat sbagai basis pendudukan tentara Jepang pada masa penjajahan kini mampu bangkit mewujudkan impian masyarakat lokal hingga global menjelma berubah menjadi lumbung bahan bakar cair kebutuhan utama warga Indonesia.

adapun beberapa potensi pariwisata, antara lain:

1 Wisata Pulau Sadau "Wisata Seo Sadau"
2 Pusat Hiburan (wisata khusus)
3 Agrowisata
4 Wisata Bumi Perkemahan
5 Taman Kota
6 Wisata Kawasan Pantai
7 Wisata Kebun Binatang
8 Wisata Budaya
9 Wisata Belanja Modern
10 Wisata Kebun Raya
11 Wisata Taman Anggrek
12 Wisata Mangrove, dan wisata wisata lainnya
Diposting oleh Alzhena
Untuk kedua kalinya semenjak dipimpin oleh Walikota Sofyan Hasdam Kota Bontang berhasil meraih predikat kota terbersih untuk kategori kota kecil di Indonesia dan berhak mendapat piala adipura.
Rencananya Wali Kota Bontang sendiri yang akan menerima penghargaan itu, pada hari Jumat (5/6) di Jakarta. yang akan akan diserahkan langsung oleh Presiden SBY. Kota Bontang termasuk lima kabupaten/kota di Kalimantan yang mendapat penghargaan adipura.
Diposting oleh Alzhena
Diposting oleh Alzhena
Manohara Odelia Pinot yang berhasil melarikan diri dari "sekapan" keluarga Kerajaan Kelantan, Malaysia, dan kembali ke Tanah Air, Minggu (31/5) pagi, mengatakan bahwa dirinya sempat mengalami mentally abuse (kekerasan mental), sexual abuse (kekerasan seksual), dan physically abuse (kekerasan fisik) selama ini.

Selain itu Manohara juga mengungkapkan bahwa ia sempat disuntik hormon untuk meningkatkan berat badannya. "Saya memang disuntik hormon itu dan berat badan saya bertambah 15 kg dalam waktu dua bulan. Malah 10 kg pertama kenaikan berat badan saya terjadi dalam waktu empat hari," ujar Manohara saat diwawancarai reporter stasiun televisi antv, Minggu sore.

Dalam kesempatan itu, ibunda Manohara, Daisy Fajarina, yang mendampingi Manohara mengatakan bahwa analknya sengaja dibuat gemuk agar terlihat bahwa selama berada di Kelantan, Malaysia, anaknya selalu senang dengan bukti berat badannya naik. Padahal kenaikan berat badan Manohara itu lantaran disuntik hormon.

Daisy juga menyesalkan sikap Kedubes RI di Malaysia yang tidak mau membantu dirinya dan Manohara selama ini. Malah pihak kedubes memercayai keterangan pihak kerajaan bahwa ibunda Manohara telah menjual anaknya, dengan imbalan sebuah kondominium dan sejumlah uang. "Itu sama sekali tidak benar. Apa yang Mama sampaikan kepada media, memang seperti itulah kejadian sebenarnya," kata Manohara.

Daisy bersyukur Manohara memiliki kesempatan untuk kabur saat berada di Hotel Royal Plaza, Singapura. Daisy dan Manohara juga berterima kasih kepada Kedubes RI di Singapura yang turut membantu mereka sehingga bisa pulang ke Indonesia.
Diposting oleh Alzhena
GUNTUNG...Bagi Warga Bontang Siapa yang tidak tau tentang Guntung, tapi yang saya bicarakan disini bukannya GUNTUNG di Danau Taga Raja Guntung yang tepatnya berada di Pekan Baru Riau ataupun Situ Guntung melainkan Sebuah Daerah yang bernama Guntung yang berada Di Kota Bontang, semua warga bontang juga pasti sudah tau namun apakah anda tau bagaimana sejarah GUNTUNG itu sendiri oleh karena itu saya mencoba berbagi artikel tentang Guntung yang saya ambil dari situs "WIKIPEDIA" Semoga dapat bermanfaat bagi rekan-rekan..Guntung adalah salah satu kelurahan di kecamatan Bontang Utara, Bontang, Kalimantan Timur, Indonesia.

Nama Guntung berasal dari Bahasa Kutai yang artinya sebuah danau yang airnya tidak mengalir dan masyarakat etnis Kutai menyebutnya Guntung. Kelurahan ini didiami mayoritas suku Kutai yang mendiami wilayah daratan dan suku Bajau yang mendiami wilayah pinggir pantai dan laut.

ASAL USUL GUNTUNG

Asal Nama Guntung

Dahulunya ada suatu lokasi yang digunakan oleh penduduk kampung Lempake ( sekarang lokasi kampung tersebut terrmasuk dalam wilayah Kelurahan Loktuan berada di km 2 ) Bontang dan kampung Kanibungan ( berada satu kilo meter kearah utara dari Pusat pemerintahan kelurahan Guntung) dan kampung Pakuaji ( telah masuk dalam kawasan PT.Pupuk Kaltim daerah pemakam pakuaji disekitar Masjid Al-Mubaroq ) untuk tempat bercocok tanam padi/ persawahan di bagian Utaranya dan dibagian selatan kerena tanahnya lebih tinggi ditanami berbagai pohon buah-buahan dan lain sebagainya seperti, Nangka, Cempedak, keledang, langsat, kopi, rambutan, Wanyi, Mangga, durian, elay, keretongan, lahong, kelapa dan lainnya Juga ditumbuhi Pohon rumbia yang dapat menghasilkan tepung sagu sebagai makanan tambahan selain beras bagi penduduk dan pohon Benda atau aren yang dapat menghasilkan air aren sebagai bahan baku pembuatan gula merah.

Sebagi pembatas antara tanah yang lebih rendah tempat persawahan penduduk dan tanah yang lebih tinggi untuk kebun buah buahan-buahan dan lain sebagainya terdapat sebuah genagan air berupa kolam/ danau kecil masyarakat kutai menyebutnya Guntung yang berarti genangan air yang tidak mempunyai hulu maupun hilir atau buntu dan sering sekali penduduk mendapati sekumpulan rusa ( Payau dalam bahasa Kutai ) minum ditempat genangan air tersebut maka masyarakat menyebutnya Guntung Sipayau (genangan air/ kolam rusa ) yang juga merupakan cikal bakal adanya sungai Guntung, Lokasi genagan air dimaksud saat ini telah berubah menjadi sungai dan keberadaannya disekitar jembatan dekat kantor Kelurahan Guntung .

Setelah ketiga penduduk dari Kampung Kanibungan dan Kampung Lempake serta kampung Pakuaji pindah menetap di tempat yang baru tersebut untuk dijadikan perkampungan penduduk, maka sejak tahun 1948 kampung ini diberinama GUNTUNG

PERKEMBANGAN GUNTUNG

Awal Berkembangnya Guntung Sebelum kita melihat perkembang Guntung selanjutnya mari kita tengok yang disebut Kampung Guntung tempo dulu dan masih dapat kita saksikan lokasinya hingga saat ini yang meliputi :

1. Guntung Tepian: Terbentang dari Handel yaitu tanah Ulayat masyarakat Guntung yang merupakan milik bersama masyarakat yang dibangun untuk penanaman padi dan hasil panennya sebagai Lumbung padi Kampung Guntung sampai jalan sekolahan hinggan jembatan.

2. Guntung : Dari Balai Pertemuan Umum / Kantor Lurah Guntung saat ini sampai batas tembok PT.Pupuk Kaltim

3. Guntung Hulu: Dari batas tembok PT.Pupuk Kaltim/ pujasera hingga komplek Eqoator.

4. Tanjong: Mulai dari Pos Satpam masuk Guntung, Kantin PKT (dulunya disini ada pasilitas Lapangan Sepak Bola dan Sekolahan yang merupakan milik bersama/ hak Ulayat ) hingga Monumen (sebelum dibangun Monument Pengabdian merupakan sebuah rawa / genagan air

5. Tanjong Belimbing Dari Pos Palkon, kantor Pusat PT.Pupuk Kaltim sampai Lokasi Pabrik Pupuk.

6. Paku aji Dari Monument Pengabdian, Gedung KIE, Kantor Kamtib, Masjid Plant Site, Kuburan Paku Aji, Biro Jastek, Pool Kendaraan, sampai Kamp Tursina KIE ( dulunya bernama Gunung Keresik.

7. Salona: Dari Kamp Tursina KIE, Kantor PT.Daun Buah, Kantor PT.KNE, Camp Galatama sampai batas tembok PKT di Loktuan.

8. Durian Baho’ Dari pagar Komplek Equator Hotel sampai perkampungan Jl.Salak

9. Durian Kakas dan meretam Manis Meliputi Perkampungan di Jl.Sidrap

Hadirnya perusahaan di Guntung Awal kehadiran sebuah perusahan yang turut mewarnai perkembangan kampung Guntung terjadi di sekitar tahun 1974 dengan hadirnya PT.Kali Rasa Sari yang melakukan survy lokasi untuk dibangunnya pabrik pupuk terapung oleh Pertamina, setelah melakukan survy lokasi selanjutnya dilakukan pengukuran lahan dan pengecekan tanam tumbuh penduduk Guntung, oleh tim dari Pertamina badan pertanahan Agraria Kabupaten Kutai dengan selesainya pengukuran dan pengecekan tanam tumbuh yang ada di lahan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan dan tanam tumbuh oleh Pertamina melalui pemerintah kecamatan Bontang dilakukanlah pembebasan /ganti rugi tanah kepada penduduk Guntung pada tahun 1974, dan pola kehidupan masyarakat Guntung pun berubah biasanya rata-rata adalah petani kemudian sebagian mulai bekerja pada PT.KRS. yang melakukan perintisan Lokasi hutan bakau maupun pembuatan camp bagi karyawan. namun pada tahun 1975 aktipitas perusahaan mengalami perubahan kegiatan karyawan sempat terhenti sampai pada tahun 1976 proyek yang semula dikelola Pertamina beralih ke Perindustrian dan pada tahun 1978 pekerjaan kembali dilanjutkan, maka pada tahun 1979 pembangunan pabrik yang di laksanakan oleh kontraktor dari Inggris bernama Lumus, CO.LTD. ini lah awal bertambahnya penduduk Guntung yang semula hanya di huni oleh penduduk pribumi ber etnis Kutai menjadi berpenduduk bermacam suku yang datang dan menyewa rumah rumah penduduk Guntung.

Guntung menjadi Kelurahan Perjalanan Guntung hingga menjadi sebuah Kelurahan mengalami perjalanan yang cukup panjang yaitu diawali dari sebuah Kampung pada tahun 1948 yang dipimpin oleh wakil Kepala Kampung bernama Aang hingga tahun 1965, dan diteruskan oleh Hindi T. sampai dengan tahun 1970, sejak tahun 1970 sampai dengan tahun 1974 statusnya berubah menjadi RT.XII dibawah pemerintahan Kampung Bontang dan yang menjadi ketua RT.pada saat itu Hindi T. kemudian pada tahun 1974 digantikan oleh Sabran sampai tahun 1977. kemudian pada tahun 1977 berubah menjadi RT.XV dan ketua RT nya kembali di di jabat oleh Hindi T. sampai dengan tahun 1985, sejak tahun 1985 status Guntung menjadi sebuah Dusun dibawah pemerintahan Desa Bontang Baru hingga tahun 1990, kemudian pada tahun 1990 dengan adanya pemekaran Desa, Guntung berada dibawah pemerintahan Desa Belimbing yang dijabat oleh ibu Dra.Noorhayati As. Dan menjadi dua dusun yakni Dusun Guntung di pimpin oleh Hindi T. dan Dusun Kanibungan dipimpin oleh Bambang Sukidi Saputra berlansung sampai dengan bulan maret 2002, dan pada bulan maret tahun 2002 Dusun Guntung dimekarkan menjadi lima dusun Dusun yakni Dusun Guntung I dipimpin oleh Abd.Malik, Dusun Guntung II dipimpin oleh Nurasiah,SE, Dusun Kanibungan dipimpin oleh Beptia Suprihno, Dusun Sidrap dipimpin oleh Drs.Abdulah dan Dusun Pakuaji dipimpin oleh Edy Arfandi, SH.. sampai dengan bulan maret 2002, selanjutnya dengan perubahan Guntung Menjadi Kelurahan sendiri sejak Bulan Maret 2002 kelima dusun tersebut setatusnya sebagai pelaksana tugas Dusun sampai dengan Desember 2003.

Berdasarkan peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 18 tahun 2002 tanggal 17 Agustus 2002. Guntung berubah status menjadi sebuah Kelurahan dan sebagai lurah pertama dilantik Adji Irham,BA. Pada tanggal 27 September 2002. yang membawahi 5 ( lima ) dusun. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Walikota Bontang Nomor: 821.2/231/MUT-SK/XI/2003 tanggal 21 Nopember 2003 dilantik Drs.Fahmi Rizal sebagai Lurah ke 2(dua) sampai dengan Agustus 2006. dan dilanjutkan oleh Eddy Forestwanto, S.STP,M.Si. sebagai Lurah ke tiga yang di lantik pada tanggal 16 Agustus 2006 dengan SK.Walikota Bontang Nomor: 821.2 MUT-SK/VIII/2006 tanggal 15 Agustus 2006 untuk Kelurahan Guntung yang membawahi 25 RT. dengan jumlah penduduk 5.541 Jiwa terdiri dari 2.915 jiwa penduduk laki-laki dan 2.602 penduduk wanita. dengan luas wilayah + 849 Ha terletak di ketinggian 1-20 meter dari permukaan laut dengan suhu udar 28– 32 o C, Kelurahan yang berjarak 7,5 Km dari pusat pemerintahan Kota Bontang ini secara administratif berbatasan disebelah Utara dengan Laut/selat Makasar, sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Loktuan dan Kelurahan Belimbing, sebelah timur berbatasan dengan Selat Makasar, dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Kutai Timur.
Diposting oleh Alzhena Label:
Nomor Urut Capres Cawapres 2009
Berikut adalah hasil pengundian nomor urut capres-cawapres dalam Pilpres 2009 di Kantor KPU, Sabtu (30/5) pagi,
NO Urut 1.pasangan Megawati-Prabowo mendapatkan nomor urut satu,
NO Urut 2.SBY-Boediono
NO Urut 3.JK-Wiranto.
Diposting oleh Alzhena

PKT...PKT.... "Bontangmania" disini....
PKT...PKT.... "Bontangmania" disini....
Lantunan Lagu itu semakin ramai saja terdengar dari Superter Fanatik BONTANG MANIA di Mulawarman apabila Ps.Bontang PKT bertanding, "Bontangmania" adalah kelompok baru suporter Bontang PKT yang terbentuk sejak akhir Januari lalu. Wadah ini adalah leburan tiga elemen suporter, The Valcon, Sintukmania, dan BSD.

Mantan ketua The Valcon, Nurkhalid, terpilih sebagai ketua umum. Sementara dedengkot Sintukmania, Hamsani alias Ancha dipercaya menjabat ketua harian. Dalam menjalankan tugasnya, keduanya dibantu tiga koordinator wilayah yakni Tomi (Utara), Ahmad Nurkholiq (Barat), dan Mustamin (Selatan).

Tentu saja, ini dukungan signifikan dari kelompok suporter untuk mendukung target pengurus mengembalikan kejayaan PKT di kancah persepakbolaan nasional pada Kompetisi Divisi Utama 2008 mendatang.

Sejatinya Bontangmania bukan hanya leburan tiga elemen fans tadi. Pasalnya, beberapa kelompok suporter baru juga memastikan diri bergabung. Di antaranya dari Kampung Baru, Lembah, Berbas Pantai, Porto, Tipalayo, Sidrap, Loktuan, Guntung, Kanaan, Telihan, Terminal Bontang, JPP, dan Regomasi.
Diposting oleh Alzhena
Nama : Dr. Boediono

Lahir : Blitar, Jawa Timur, 25 Februari 1943

Agama : Islam

Isteri : Herawati

Anak : Dua orang

Pendidikan :

* S1 : Bachelor of Economics (Hons.), University of Western Australia (1967)
* S2 : Master of Economics, Monash University, Melbourne, Australia (1972)
* S3 : Doktor Ekonomi Bisnis Wharton School University of Pennsylvania, Amerika Serikat (1979)


Pekerjaan :

* Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada
* Direktur III Bank Indonesia Urusan Pengawasan BPR (1996-1997)
* Direktur I Bank Indonesia Urusan Operasi dan Pengendalian Moneter (1997-1998)
* Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999)
* Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
* Menteri Koordinator bidang Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie pada Reshuffle I Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2009)

Alamat : Jalan Mampang Prapatan XX No.26, Jakarta Selatan

BIOGRAFI

Dr. Boediono (lahir di Blitar, Jawa Timur25 Februari 1943) adalah seorang pengajar yang merupakan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia saat ini. Boediono adalah Menteri Keuangan Indonesia dalam Kabinet Gotong Royong (2001-2004). Sebelumnya pada Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999), Boediono menjabat Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Boediono juga pernah menjabat sebagai Direktur Bank Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto. Saat ini ia mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.

Boediono memperoleh gelar S1 (”Bachelor of Economics (Hons)”) dari Universitas Western Australia pada tahun 1967. Lima tahun kemudian, gelar “Master of Economics” diperoleh dari Universitas Monash. Kemudian pada tahun 1979 Boediono mendapatkan gelar S3 (Ph.D) dalam bidang ekonomi dari “Wharton School”, Universitas Pennsylvania.

Saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perombakan (Reshuffle) Kabinet Indonesia Bersatu pada 5 Desember 2005, Boediono menggantikan Aburizal Bakrie menjadi Menteri Koordinator bidang Perekonomian.

Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping SBY, Capres Partai Demokrat, ini seorang ekonom profesional bertangan dingin. Tangan dingin Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada dan Doktor Ekonomi Bisnis lulusan Wharton School University of Pennsylvania, AS 1979, ini terbukti selama menjabat Menteri Keuangan pada pemerintahan Megawati, Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu (resuffle Senin (5/12/2005), maupun sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Selama menjabat Menkeu Kabinet Gotong-Royong, suami dari Herawati dan ayah dua anak (Ratriana Ekarini dan Dios Kurniawan), ini berhasil membenahi bidang fiskal, masalah kurs, suku bunga dan pertumbuhan ekonomi.

Bersama dalam The Dream Team dan Bank Indonesia, Master of Economics, Monash University, Melbourne, Australia (1972), itu berhasil menstabilkan kurs rupiah pada kisaran Rp 9000-an per dolar AS. Begitu pula dengan suku bunga berada dalam posisi yang cukup baik merangsang kegiatan bisnis, sehingga pertumbuhan ekonomi menaik secara signifikan. Pria berpenampilan kalem dan santun serta terukur berbicara itu juga dinilai mampu membuat situasi ekonomi yang saat itu masih kacau menjadi dingin.

Saat baru menjabat Menkeu, langkah pertama yang dilakukan berpenampilan rapih dan low profile itu adalah menyelesaikan Letter of Intent dengan IMF yang telah disepakati sebelumnya serta mempersiapkan pertemuan Paris Club September 2001. Paris Club ini merupakan salah satu pertemuan penting karena menyangkut anggaran 2002. Setelah itu, dia bersama tim ekonomi Kabinet Gotong-Royong, secara terencana mengakhiri kerjasama dengan IMF (Dana Moneter Internasional) Desember 2003.

Departemen Keuangan di bawah kendali pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, 25 Februari 1943, itu pun berhasil melampaui masa transisi pascaprogram IMF, yang sebelumnya sudah dia ingatkan akan sangat rawan, bukan hanya menyangkut masalah dana, tetapi juga menyangkut rasa percaya (confidence) pasar. Apalagi kala itu, Pemilihan Umum 2004 juga berlangsung. Kondisi rawan itu pun berhasil dilalui tanpa terjadi guncangan ekonomi.

Dia berhasil menggalang kerjasama dengan Bank Indonesia dan tim ekonomi lainnya, kecuali dengan Kwik Kian Gie yang kala itu tampak berbicara sendiri sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/ Kepala Bappenas.

Sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Gotong Royong, ia berhasil memperbaiki keuangan pemerintah dengan sangat baik sehingga mampu membawa Indonesia lepas dari bantuan Dana Moneter Internasional.

Tak heran bila majalah BusinessWeek (AS), memberi Boediono pengakuan sebagai tokoh yang kompeten di posisinya sebagai menteri keuangan. Ia dipandang sebagai salah seorang menteri yang paling berprestasi dalam Kabinet Gotong Royong.

Maka ketika Susilo Bambang Yudhoyono terpilih sebagai presiden, banyak orang mengira bahwa Boediono akan dipertahankan dalam jabatannya, namun posisinya ternyata ditempati Jusuf Anwar. Ternyata, Jusuf Anwar hanya bisa bertahan lebih satu tahun.

Saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perombakan (reshuffle) kabinet pada 5 Desember 2005, Boediono diangkat menggantikan Aburizal Bakrie menjadi Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan mengangkat Sri Mulyani menggantikan Jusuf Anwar sebagai Menteri Keuangan.

Boediono sendiri, dikabarkan sempat menolak secara halus saat diminta oleh Presiden Yudhoyono untuk memperkuat jajaran tim ekonomi, dengan alasan hendak beristirahat dan kembali mengajar. Namun, akhirnya ia memenuhi permintaan SBY.

Tiga hari sebelumnya, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyo dalam jumpa pers di Pangkalan TNI Angkatan Udara Kelapa Sawit, Medan, Sumatera Utara, Jumat (2/12/2005), mengungkapkan telah meminta mantan Menteri Keuangan Boediono untuk memperkuat tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu, pasar pun menyambutnya dengan antusias. IHSG dan mata uang rupiah langsung menguat.

Terlihat dari nilai tukur rupiah yang langsung naik dibawah Rp 10.000 per dolar AS. Boediono dinilai mampu mengelola makro-ekonomi yang kini belum didukung pemulihan sektor riil dan moneter. Juga perdagangan di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) naik signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ langsung ditutup menguat hingga 23,046 poin (naik sekitar 2 persen) dan berada di posisi 1.119,417, berhasil menembus level 1.100.

Berbagai pelaku bisnis menilai Boediono kredibel, low profile, tidak banyak bicara, prudent dan sangat konservatif.

Presiden mengakui, sebelum terbang ke Sibolga, Kamis (1/12) pagi, telah bertemu Boediono, memintanya memperkuat tim ekonomi. Menurut Presiden, Boediono cukup meyakinkan untuk mengelola makro-ekonomi dengan baik.

Namun, menurut Presiden SBY, Boediono mengaku ingin beristirahat sambil berbuat baik bagi negara tanpa harus bergabung di kabinet. “Tetapi saya minta, Pak Boediono kalau negara memerlukan, kalau rakyat menghendaki dan Anda harus masuk pemerintahan, tentu itu amanah. Mudah-mudahan semuanya berjalan baik dalam satu dua hari ini,” kata Presiden SBY.

Presiden SBY didampingi Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Rudolf Pardede, menginginkan ada komunikasi dan konsultasi yang baik antara pemerintah dan Bank Indonesia.

Diungkapkan, inflasi tahun 2005 yang lebih buruk dari tahun 2004 dinilai jauh dari harapan. Tentu ada faktor yang bisa menjelaskan mengapa inflasi buruk. Harus ada keterpaduan atau harmoni kebijakan fiskal yang dibuat pemerintah dan kebijakan moneter dari Bank Indonesia.

Presiden berharap Boediono akan mampu membenahi kinerja ekonomi Indonesia, terutama di sektor riil dan terkait dengan tingginya laju inflasi saat ini menyusul kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 diiringi tingginya tingkat konsumsi pada bulan puasa Ramadhan dan Lebaran November 2005.

“Mengapa saya akan menata kembali tim ekonomi karena kita ingin semuanya tertata baik, makro-ekonomi, mikro-ekonomi, jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang. Ada yang harus bergerak cepat, yaitu ekonomi, tetapi harus ada yang menjaga stabilitas jangka panjang, sustainability, dan balance, kata Presiden SBY.

Presiden menginginkan orang yang tepat di posisi yang tepat untuk mendukung kerja tim yang kuat. Pemilihan figur didasarkan pada kemampuan melakukan koordinasi dan kerja sama tim yang baik. Presiden berkepentingan dengan dua hal itu, untuk memiliki dewan menteri dan tim kerja yang baik.

Sementara, Boediono yang dikenal sebagai pribadi yang sedikit bicara banyak bekerja itu, belum mau bicara soal ajakan Presiden SBY tersebut.

Akhirnya Dr. Boediono, pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, 25 Februari 1943, itu bersedia menjabat Menko Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie. Ia didukung Menteri Keuangan Sri Mulyani yang juga handal. Mereka membawa perekonomian Indonesia pada track dan daya tahan yang baik, terutama dalam menghadapi krisis ekonomi global.

Kemudian, ada tanggal 9 April 2008, DPR mengesahkan Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Burhanuddin Abdullah.

Sebelum menjabat Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu, Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001–2004) dan Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999), Boediono telah menjabat Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Ia juga pernah menjabat Direktur Bank Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto.

Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, ini memperoleh gelar S1 (Bachelor of Economics (Hons.)) dari [Universitas Western Australia] pada tahun 1967. Lima tahun kemudian, meraih gelar Master of Economics dari Universitas Monash. Kemudian meraih gelar S3 (Ph.D) dalam bidang ekonomi dari Wharton School, Universitas Pennsylvania pada tahun 1979
Diposting oleh Alzhena
Visit the Site
Janur Bontang. Janur Bontang